261 Personel Gabungan Kawal Aksi Demo HMI di Bundaran Tugu Kilang Balikpapan
FOTO: Personil Kepolsiain berjaga dipintu gerbang kawasan Kilang Pertamina Balikpapan/ doc
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan menurunkan sedikitnya 261 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di kawasan Bundaran Tugu Kilang, Karang Anyar, Balikpapan, Jumat (8/5/2026).
Pengamanan dilakukan secara ketat karena lokasi aksi berada di sekitar objek vital nasional (Obvitnas), yakni kawasan Kilang Pertamina Balikpapan. Ratusan personel gabungan disiagakan di sejumlah titik guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy melalui Perwira Lapangan yang juga Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Muhammad Rezsa mengatakan, langkah pengamanan dilakukan sebagai bentuk antisipasi mengingat aksi berlangsung dekat area vital nasional.
“Pengamanan ketat kami lakukan lantaran lokasi aksi berada dekat dengan objek vital nasional, yakni Kilang Pertamina Balikpapan,” ujar Kompol Muhammad Rezsa di sela pengamanan aksi.
Ia menjelaskan, hingga berlangsungnya aksi unjuk rasa, situasi terpantau aman dan kondusif. Massa aksi juga disebut menyampaikan aspirasi secara damai tanpa adanya tindakan anarkis.
“Sejauh ini aksi berjalan damai dan tertib. Kami tetap memberikan pengamanan kepada peserta aksi untuk menyampaikan pendapatnya di muka umum,” katanya.
Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan unsur gabungan lainnya untuk membantu pengaturan arus lalu lintas dan sterilisasi kawasan sekitar bundaran tugu kilang. Petugas tampak berjaga di sejumlah akses masuk menuju area kilang guna mengantisipasi gangguan keamanan.
Sementara itu, pihak Kilang Pertamina Balikpapan menyatakan kesiapan untuk menerima perwakilan massa aksi guna berdialog dan mendengarkan tuntutan yang disampaikan. Perusahaan juga memastikan operasional kilang tetap berjalan normal selama aksi berlangsung.
Aksi demonstrasi tersebut mendapat perhatian masyarakat karena berlangsung di kawasan strategis yang menjadi salah satu pusat aktivitas industri migas di Kota Balikpapan. Meski demikian, situasi tetap terkendali hingga aksi berakhir.
Polresta Balikpapan mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban umum serta mematuhi aturan hukum dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.
Penulis: Reis
Editor: Alfa
35
