35 Kontingen Turun Gelanggang, Kejuaraan Pencak Silat Balikpapan Dibuka Seno Aji
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kalimantan Timur yang juga Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Antarp perguruan di Gedung IHSCC Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 8, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.
Kejuaraan tersebut diikuti sekitar 706 atlet yang berasal dari berbagai perguruan pencak silat. Sebanyak 35 kontingen perguruan di Kota Balikpapan turut ambil bagian dalam ajang yang bertujuan meningkatkan prestasi sekaligus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.
Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan bahwa IPSI Kalimantan Timur telah berhasil menempatkan tiga atlet sebagai atlet nasional. Ketiganya direncanakan berangkat ke Uzbekistan pada Desember mendatang untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Pencak Silat.
“Ini merupakan prestasi yang patut kita banggakan bersama. Kami berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan dan mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat internasional,” ujar Seno Aji.
Ia juga mengapresiasi peran wasit dan juri dalam menjaga kualitas pertandingan. Menurutnya, seluruh pertandingan harus berlangsung secara adil, objektif, dan profesional agar atlet yang berprestasi benar-benar terpilih berdasarkan kemampuan.
“Kita ingin melahirkan atlet-atlet yang benar-benar berprestasi berdasarkan kemampuan dan hasil pertandingan yang sah, tanpa adanya campur tangan dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan,” tegasnya.
Selain prestasi atlet, Seno Aji turut menyoroti kemampuan pelatih pencak silat asal Kalimantan Timur yang mulai mendapat pengakuan di tingkat internasional. Saat ini, seorang pelatih dari Kaltim tengah menjalankan tugas melatih di Kanada selama tiga bulan.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa sumber daya manusia pencak silat dari Kalimantan Timur memiliki peluang untuk berkontribusi dalam pengembangan olahraga bela diri di tingkat global.
Sementara itu, Kapolresta Balikpapan yang diwakili Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Robert, menyampaikan bahwa kepolisian turut memberikan dukungan untuk memastikan pelaksanaan kejuaraan berjalan aman dan kondusif.
Ia menegaskan, koordinasi pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib sehingga peserta maupun masyarakat yang hadir merasa nyaman.
Melalui kejuaraan ini, diharapkan muncul bibit-bibit pesilat potensial yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi tingkat regional, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur, hingga kejuaraan nasional.
Ajang tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan antarp perguruan serta memperkuat pembinaan pencak silat di Kota Balikpapan.
Penulis: Ries
Editor; Alfa
64
