754 Warga dari 14 Desa di Kalimantan Utara Kini Nikmati Listrik PLN

Bulungan, Metrokaltim.com – Dalam momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-76 yang jatuh pada 27 Oktober, PLN memberikan sebuah kado manis kepada masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) dengan terlistrikinya 14 desa di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T), Rabu (27/10). Dengan masuknya listrik ke desa-desa tersebut, terdapat 754 pelanggan baru yang menikmati listrik PLN. Senyum benderang warga setempat pun terpancar berkat adanya listrik PLN.

Desa berlistrik yang diresmikan tersebar di 4 kabupaten yaitu Kabupaten Nunukan yakni Desa Pa’ Butal, Desa Pa’ Delung, Desa Pa’ Urud, Desa Pa’ Kemut, Desa Pa’ Kidang, dan Desa Lembada yang terletak di Kecamatan Krayan yang merupakan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. Kabupaten Malinau terdiri dari Desa Paya Seturan dan Desa Punan Rian. Kabupaten Tana Tidung meliputi Desa Belayan Ari, Desa Bebatu, dan Desa Badan Bigis. Kabupaten Bulungan yakni dusun Tanjung Buyu.

Peresmian penyalaan listrik desa ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang beserta jajarannya, hadir pula perwakilan tokoh masyarakat Anggota DPR RI Deddy Yenvri H. Sitorus

General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto, menjelaskan bahwa dalam merampungkan proyek infrastruktur ketenagalistrikan bagi 14 desa tersebut, PLN telah menggelontorkan nilai investasi mencapai Rp 40,37 Miliar. Dengan bertambahnya desa yang sudah dialiri listrik PLN, kini rasio desa  berlistrik di Kalimantan Utara menjadi 67,01%.

Peresmian penyalaan listrik desa di Kalimantan Utara.

“Dari total sebanyak 482 desa yang ada di Kalimantan Utara, PLN telah melistriki 323 desa dan masih ada 159 desa yang belum dilistriki. Kami berkomitmen untuk mewujudkan 100% rasio desa berlistrik di tahun 2022,” jelas Saleh.

Dalam melistriki daerah 3T, tantangan terbesar yang dihadapi oleh PLN adalah medan yang cukup berat dan terbatasnya moda transportasi untuk mencapai daerah-daerah terpencil tersebut. Namun demikian, hal tersebut bisa diatasi berkat kerjasama yang harmonis antara PLN dengan jajaran stakeholders di Kalimantan Utara.

“Masuknya listrik PLN ke desa-desa terpencil juga tidak terlepas dari peranan stakeholders. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Gubernur, Bupati, tokoh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah lainnya berkat sinergi yang dibangun dengan sangat baik kesulitan dilapangan dalam merampungkan proyek listrik pedesaan bisa diatasi dengan cepat,” tambahnya.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengapresiasi PLN yang telah bekerja keras mengalirkan listrik ke desa terpencil di Kalimantan Utara. Pihaknya mengatakan siap bersinergi untuk mengawal proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

“Kami siap memberikan dukungan penuh untuk membantu PLN apabila dalam perjalanan melistriki negeri terdapat kendala dilapangan. Sinergi yang telah terjalin baik harus ditingkatkan demi pemerataan listrik di Kalimantan Utara,” kata Gubernur Zainal.

Sementara itu, perwakilan tokoh masyarakat sekaligus anggota DPR RI yang juga turut hadir dalam acara peresmian listrik desa, Deddy Yevri H. Sitorus, mengungkap penghargaan untuk PLN karena bisa memberikan kado manis pada peringatan HLN ke-76.

“Saya memahami melistriki daerah perbatasan bukan perkara mudah, maka saya sampaikan terimakasih setinggi-setingginya bagi PLN yang bekerja tanpa mengenal lelah untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok nusantara sehingga 14 desa di Kalimantan Utara bisa berlistrik,” kata Deddy.

Mewakili warga Desa Tanjung Buyu, Kabupaten Bulungan, Munawar mengucapkan terimakasih karena listrik PLN selama ini sangat didambakan oleh warga desa.

“Alhamdulillah yang kami nanti-nantikan akhirnya terwujud. Semoga listrik dapat membawa taraf hidup kami semakin meningkat dan bisa membantu kegiatan sehari-hari kami. Terimakasih PLN telah mewujudkan harapan warga desa,” ungkap Munawar.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *