Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Ramadan dan Idul Fitri 2025
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap aman selama Ramadan dan Idul Fitri 2025. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi peningkatan konsumsi energi di periode tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan berbagai strategi telah diterapkan untuk menjamin kelancaran distribusi BBM dan LPG. Langkah tersebut mencakup peningkatan stok, optimalisasi distribusi, serta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 2025 yang akan beroperasi selama arus mudik dan balik.
“Kami memastikan pasokan BBM dan LPG dalam kondisi aman dan mencukupi. Strategi penguatan distribusi telah disiapkan di titik-titik strategis guna mengantisipasi lonjakan permintaan, terutama di jalur mudik dan daerah dengan konsumsi tinggi,” ujar Edi.
Pertamina Patra Niaga telah meningkatkan stok BBM dan LPG di berbagai depot dan terminal BBM di Kalimantan. Konsumsi BBM jenis gasoline (Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo) diperkirakan naik 4,4 persen, sementara jenis gasoil (Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar) meningkat 0,9 persen. Kenaikan signifikan juga diperkirakan terjadi pada Avtur sebesar 23,2 persen. Sementara itu, permintaan LPG bersubsidi 3 kg dan non-subsidi diproyeksikan meningkat 9,1 persen selama Ramadan dan Idul Fitri 2025.
Selain peningkatan stok, distribusi BBM dan LPG juga dioptimalkan dengan penambahan armada mobil tangki serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan kelancaran distribusi.
Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2025 akan mulai beroperasi pada 17 Maret hingga 13 April 2025. Satgas ini bertugas memantau ketersediaan BBM dan LPG serta menangani potensi kendala distribusi di lapangan.
Untuk memastikan layanan optimal bagi masyarakat, Pertamina Patra Niaga menyiapkan 90 SPBU yang beroperasi 24 jam di jalur strategis seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur logistik. Selain itu, tersedia satu titik Kiosk Pertamina Siaga di lokasi tanpa SPBU yang menyediakan Pertamax dan Dex series. Sebanyak 246 agen LPG juga akan siaga 24 jam di wilayah dengan permintaan tinggi.
Layanan antar BBM menggunakan motor (motorist) dengan empat unit kendaraan akan beroperasi di lokasi rawan kemacetan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pasokan BBM. Dua unit mobil tangki juga disiapkan sebagai cadangan suplai di SPBU dengan konsumsi tinggi.
Sebagai fasilitas tambahan bagi pemudik, Pertamina menghadirkan tiga lokasi Serambi MyPertamina yang menyediakan tempat istirahat, layanan kesehatan, dan nursery room. Masyarakat juga diimbau untuk melakukan pembelian BBM dan LPG secara bijak serta memanfaatkan layanan digital seperti MyPertamina untuk informasi SPBU terdekat dan transaksi non-tunai.
“Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, kami optimistis dapat memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dengan aman dan lancar,” kata Edi.
591
