Mendikdasmen Abdul Mu’ti Puji Prorgam MBG di SMPN 14 Balikpapan
FOTO: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti berdialog dengan para siswa SMP Negeri 14 Balikpapan saat meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis/ doc/ Ries.
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 14 Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di sekolah tersebut.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan implementasi program prioritas nasional berjalan optimal di lapangan. Dalam agenda tersebut, Abdul Mu’ti tidak hanya melakukan peninjauan fasilitas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para siswa guna mendengarkan tanggapan mereka terkait program makanan bergizi yang diterima setiap hari.
Saat berdialog, para siswa menyampaikan bahwa program MBG telah memberikan manfaat positif. Mereka mengaku menu yang disajikan bervariasi dan tidak membosankan. Selain itu, kualitas makanan dinilai cukup baik dan membantu memenuhi kebutuhan gizi selama kegiatan belajar di sekolah.
SMP Negeri 14 Balikpapan diketahui telah menerapkan program Makan Bergizi Gratis sejak Agustus 2025. Artinya, program tersebut telah berjalan hampir selama 10 bulan tanpa kendala berarti. Berdasarkan hasil pemantauan dan komunikasi langsung dengan siswa, pelaksanaan MBG di sekolah ini dinilai berjalan dengan baik dan konsisten.
Para siswa juga mengungkapkan kepuasan mereka terhadap variasi menu yang disajikan setiap hari. Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga minat siswa untuk mengonsumsi makanan bergizi yang disediakan oleh sekolah.
Meski demikian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa evaluasi tetap perlu dilakukan secara berkala guna meningkatkan kualitas program. Ia menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan MBG di SMP Negeri 14 Balikpapan sudah sesuai dengan harapan, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu disempurnakan.
“Saya kira sudah sesuai ya, dan tadi saya tanya anak-anak juga suka karena setiap hari menunya berganti. Mudah-mudahan bisa lebih diperbaiki lagi. Walaupun sudah sesuai, menurut saya memang masih ada yang perlu ditingkatkan, terutama dari sisi variasi,” ujar Abdul Mu’ti, Jumat (5/6/2026).
Ia juga menambahkan bahwa pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan terus melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah serta pihak penyedia layanan pangan guna memastikan kualitas menu tetap terjaga dan semakin baik ke depannya.
Sesuai arahan Presiden, lanjutnya, setiap sekolah diminta untuk menyampaikan laporan terkait menu yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Laporan tersebut nantinya akan menjadi dasar evaluasi untuk penyempurnaan program di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan adanya pemantauan langsung seperti ini, pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis dapat terus memberikan manfaat nyata bagi siswa, tidak hanya dalam meningkatkan kesehatan, tetapi juga mendukung konsentrasi dan prestasi belajar di sekolah.
36
