Sinergi dan Sportivitas Warnai Turnamen Bulutangkis Polresta Balikpapan, Wartawan Turut Bertanding

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto dilaga pembuka melawan Awak Media dalam turnamen bulutangkis internal dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan menggelar turnamen bulutangkis internal yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga upaya menjaring bibit atlet potensial dari lingkungan internal kepolisian.

Turnamen dibuka secara resmi oleh Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, Minggu (13/7). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kebersamaan dan sportivitas dalam menjaga kekompakan anggota.

“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa kembali menggelar turnamen ini. Selain memperkuat silaturahmi, ini juga kesempatan kita menjaring atlet-atlet bulutangkis dari internal Polresta untuk dibina ke depan,” ujar Kombes Anton.

Sebanyak 15 tim dari berbagai satuan kerja ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Satuan kerja yang berpartisipasi antara lain Satintel, Satreskrim, Satnarkoba, serta perwakilan dari tiap Polsek di bawah jajaran Polresta Balikpapan. Yang menarik, panitia juga turut mengundang satu tim dari kalangan wartawan sebagai bentuk sinergitas antara kepolisian dan media.

“Kehadiran rekan-rekan wartawan menunjukkan kedekatan dan sinergi yang selama ini telah terjalin baik antara kami dan media,” tambah Kapolresta.

Turnamen juga dimeriahkan dengan kategori khusus Bhayangkari, termasuk pasangan ganda campuran yang memiliki ketentuan unik: pasangan yang bertanding wajib merupakan suami-istri sah. Hal ini, menurut Ketua Panitia Turnamen, AKP Much. Chusen, dilakukan untuk menjaga kekompakan serta sportivitas di lapangan.

“Untuk ganda campuran, kita pastikan pasangan adalah suami-istri sah. Bukan pinjaman atau pasangan latihan,” tegas AKP Chusen.

Untuk menambah semarak dan semangat kompetisi, seluruh pejabat utama Polresta seperti para Kasat dan Wakasat diwajibkan ikut bertanding. Mereka yang tidak hadir tanpa alasan resmi langsung dinyatakan kalah walkout (WO).

Turnamen ini menjadi simbol semangat kebersamaan di lingkungan Polresta Balikpapan. Lebih dari sekadar perayaan, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai tahap awal seleksi atlet menuju kejuaraan Kapolda Cup tahun depan.

Dengan digelarnya kembali turnamen ini setelah beberapa tahun vakum, Polresta Balikpapan berharap dapat terus menumbuhkan budaya olahraga sekaligus memperkuat solidaritas internal demi pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat

Penulis: Ries

Editor: Alfa

512

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.