Kemacetan di Agung Tunggal Diurai, Halili Dorong Evaluasi dan Solusi Tambahan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan melakukan rekayasa lalu lintas di simpang Jalan Agung Tunggal menuju kawasan Balikpapan Baru. Langkah ini diambil sebagai upaya mengatasi kemacetan yang kerap terjadi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Rekayasa tersebut mendapat respons positif dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara. Ia menilai kebijakan tersebut merupakan langkah awal yang tepat untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
“Ini langkah positif yang diambil pemerintah, mengingat kondisi jalan di titik itu memang sangat rawan macet, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja,” ucap Halili sapaan akrabnya kepada media, Sabtu (4/4/2026).
Meski demikian, Halili menekankan bahwa efektivitas rekayasa lalu lintas tersebut masih perlu dievaluasi ke depan. Terutama terkait penutupan akses dari arah Telkom dan belokan dari Agung Tunggal, yang dikhawatirkan justru memicu kemacetan di titik lain akibat pengalihan arus kendaraan.
“Kami lihat ke depan, apakah setelah penutupan dan pengalihan jalur ini masih terjadi kemacetan atau tidak. Program dari Dishub ini kami dukung sambil dilakukan evaluasi,” tambahnya.
Ia juga menyebut bahwa masyarakat Balikpapan menginginkan kondisi lalu lintas yang lancar di seluruh wilayah kota. Oleh karena itu, menurutnya, titik-titik rawan kemacetan harus diantisipasi secara menyeluruh.
Terkait kemungkinan penutupan akses dilakukan secara permanen, dia menilai kebijakan tersebut masih dalam tahap uji coba.
“Kalau hasilnya efektif, tidak menutup kemungkinan bisa diterapkan secara permanen,” jelasnya.
Namun demikian, politisi PKB ini mengingatkan, akses keluar masuk kendaraan, khususnya roda empat ke kawasan Agung Tunggal yang memiliki jalan relatif sempit, juga menjadi faktor penyebab kemacetan yang perlu diperhatikan.
Selain itu, pihak DPRD juga berencana mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas di persimpangan menuju kawasan Balikpapan Baru sebagai solusi tambahan untuk mengatur arus kendaraan.
“Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan kemacetan di kawasan tersebut dapat berkurang dan kenyamanan pengguna jalan semakin meningkat,” pungkasnya.
Penulis: Ar
Editor: Alfa
134
