Jelang Idul Adha, Pertamina dan Pemda Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Puluhan Kelurahan Kaltim
FOTO: Petugas menyalurkan LPG subsidi 3 kilogram kepada masyarakat dalam kegiatan pasar murah di wilayah Kalimantan Timur guna menjaga stabilitas pasokan energi jelang hari raya./ doc.
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemerintah daerah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mulai memperkuat pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram melalui pelaksanaan pasar murah di sejumlah wilayah Kalimantan Timur menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Program pasar murah tersebut berlangsung pada 11 hingga 26 Mei 2026 dengan menyasar puluhan kelurahan di Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser. Setiap titik penyaluran memperoleh alokasi 200 tabung LPG 3 kilogram per hari guna menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan Pertamina memastikan distribusi LPG subsidi selama kegiatan berlangsung tetap aman dan sesuai aturan.
Menurut Edi, Pertamina melakukan pengaturan distribusi kepada agen serta memastikan penyaluran dilakukan melalui mekanisme resmi agar tepat sasaran.
“Pertamina memastikan stok LPG 3 kilogram dalam kondisi aman dan distribusi berjalan sesuai ketentuan selama pelaksanaan pasar murah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah potensi kelangkaan LPG subsidi menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat hari besar keagamaan.
Selain fokus pada pasokan energi, pasar murah juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan LPG subsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat diwajibkan membawa KTP dan dibatasi maksimal satu tabung untuk setiap identitas. Penyaluran dilakukan oleh pangkalan resmi atau sub penyalur yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Kegiatan ini turut melibatkan Disperindagkop, aparat Babinsa, perangkat desa, serta tim lapangan guna memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Pertamina menyatakan akan terus melakukan monitoring selama program berlangsung untuk memastikan kebutuhan LPG subsidi masyarakat tetap terpenuhi hingga momentum Idul Adha.(*).
51
