Sat Binmas Polresta Balikpapan Bergerak, 60 Ketua RT Digembleng Hidupkan Satkamling dan Hadapi Ancaman di Lingkungan

FOTO: Puluhan ketua RT se-Kota Balikpapan mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan Satkamling yang digelar Satbinmas Polresta Balikpapan di lobi Mako Polresta Balikpapan, Kamis pagi. Dalam kegiatan tersebut peserta mendapatkan edukasi penanganan kebakaran, situasi darurat, hingga cara menghadapi ular yang masuk ke permukiman warga/ doc.

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Balikpapan menggelar kegiatan peningkatan kemampuan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) yang diikuti 60 ketua RT dari seluruh wilayah Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lobi Mako Polresta Balikpapan pada Kamis pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para ketua RT mengenai tugas pokok Satkamling serta meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Binmas Polresta Balikpapan, AKP Beng Sitompul, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat agar Satkamling kembali aktif di tingkat RT.

“Kegiatan peningkatan kemampuan Satkamling ini kami laksanakan dengan mengundang 60 ketua RT untuk mendapatkan edukasi mengenai tugas-tugas pokok Satkamling di wilayah keamanan lingkungan masing-masing,” ujar Beng Sitompul.

Ia menjelaskan, pihaknya juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi dan komunitas untuk memberikan pengetahuan tambahan kepada peserta. Narasumber tersebut berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), komunitas pecinta ular, serta pengelola pos kamling berprestasi tingkat provinsi dari RT 60 Kelurahan Manggar.

Menurutnya, keterlibatan para narasumber bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada warga dalam menghadapi berbagai situasi yang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat.

“Tujuannya adalah untuk mengedukasi warga agar dapat membentuk dan mengaktifkan kembali kegiatan Satkamling di wilayah RT masing-masing,” katanya.

AKP Beng menambahkan, materi dari BPBD difokuskan pada penanganan awal apabila terjadi kebakaran, warga sakit, maupun kondisi darurat lainnya sebelum petugas datang ke lokasi.

Sementara itu, komunitas ular memberikan edukasi terkait penanganan ular yang masuk ke permukiman warga. Menurutnya, fenomena munculnya ular di rumah warga belakangan ini cukup sering terjadi sehingga masyarakat perlu mengetahui langkah penanganan yang aman.

“Belakangan ini banyak fenomena ular masuk ke rumah warga. Karena itu kami menghadirkan komunitas ular untuk memberikan edukasi kepada warga terkait cara penanganannya,” jelasnya.

Salah seorang peserta, Ketua RT 09 Kelurahan Prapatan, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi para ketua RT dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Dengan adanya pembekalan dari para narasumber, kami bisa memberikan informasi kepada warga tentang bagaimana menjaga lingkungan bersama serta menciptakan situasi kamtibmas yang baik,” ujarnya.

Ia juga mengaku kegiatan praktik lapangan yang diberikan dalam pelatihan menjadi pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi para ketua RT peserta kegiatan.

135

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.