Pelayanan IKD Tetap Berjalan, Warga GSM Diarahkan ke Lokasi Aktivasi Terdekat
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Ketiadaan perangkat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kelurahan Gunung Samarinda (GSM), Balikpapan Utara tidak menghentikan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat.
Untuk memastikan warga tetap dapat mengakses layanan tersebut, pemerintah kelurahan mengarahkan proses aktivasi ke sejumlah lokasi terdekat yang telah memiliki fasilitas pendukung.
Lurah GSM, Sarjoko mengatakan, warga dapat langsung melakukan aktivasi IKD di Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Sumber Rejo, Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, maupun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan.
“Untuk sementara kami arahkan warga ke GSB, Sumber Rejo, kantor kecamatan, atau langsung ke Disdukcapil karena di Kelurahan Gunung Samarinda belum tersedia perangkat aktivasi IKD,” ucap Sarjoko kepada awak media, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Sarjoko, masyarakat tidak perlu mengurus surat pengantar atau melapor terlebih dahulu ke kantor kelurahan sebelum melakukan aktivasi. Warga cukup mendatangi lokasi pelayanan yang telah dilengkapi perangkat IKD.
Ia menambahkan, pemerintah kelurahan telah mengusulkan pengadaan perangkat aktivasi agar pelayanan dapat dilakukan secara mandiri di Kelurahan GSM. Harapannya, fasilitas tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Informasinya sudah ada rencana pengadaan alat IKD untuk GSM. Kami berharap bisa terealisasi tahun ini, atau paling lambat tahun depan,” katanya.
Di sisi lain, pihak kelurahan memastikan kendala fasilitas tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sarjoko mengakui sempat muncul keluhan dari seorang warga yang merasa keberatan karena harus melakukan aktivasi di kelurahan lain. Namun setelah diberikan penjelasan, persoalan tersebut diketahui hanya disebabkan miskomunikasi.
“Setelah kami jelaskan, warga memahami bahwa pengalihan layanan dilakukan karena memang perangkat aktivasi belum tersedia di sini. Sejauh ini pelayanan tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Untuk mencegah kesalahpahaman serupa, Kelurahan GSM terus menyosialisasikan informasi lokasi aktivasi IKD melalui jaringan ketua RT. Langkah ini dilakukan agar warga mengetahui pilihan lokasi pelayanan tanpa harus datang lebih dulu ke kantor kelurahan.
“Kami terus menyampaikan kepada para ketua RT agar menginformasikan kepada masyarakat bahwa aktivasi IKD bisa dilakukan di GSM maupun Sumber Rejo,” tuturnya.
Selain fokus pada pelayanan administrasi kependudukan, Kelurahan GSM juga mengintensifkan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Hingga awal Juli 2026, sekitar 50 persen dari total 1.300 warga yang masuk dalam data Dinas Sosial telah mendapatkan pelayanan.
Bagi warga yang mengalami keterbatasan mobilitas, seperti lanjut usia, penyandang stroke, maupun warga yang sedang sakit, petugas Perlinsos melakukan layanan jemput bola dengan mendatangi rumah warga.
“Kalau ada warga yang tidak memungkinkan datang ke kantor karena sakit, stroke, atau sudah lanjut usia, petugas kami yang turun langsung memberikan pelayanan ke rumah,” pungkas Sarjoko.
Penulis: Rie
Editor: Alfa
59
