Tembus 132 Layanan, Imigrasi Jadi Primadona di MPP Nusantara

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Layanan keimigrasian menjadi salah satu layanan publik yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Nusantara, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berdasarkan data periode 31 Agustus hingga 25 September 2026, tercatat sebanyak 132 pemanfaatan layanan keimigrasian dengan rata-rata waktu pelayanan 8,4 menit. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan layanan lainnya yang tersedia di MPP Nusantara pada periode yang sama.

Layanan keimigrasian telah dibuka selama 13 hari dengan frekuensi tiga kali dalam sepekan. Sementara itu, layanan BPJS Ketenagakerjaan tercatat sebanyak 107 layanan dan layanan Perizinan OIKN sebanyak 55 layanan.

Data tersebut menjadi salah satu bahan pembahasan dalam kegiatan koordinasi dan pertukaran best practice pengelolaan layanan keimigrasian yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan bersama jajaran dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Selasa (29/9/2026).

Rombongan diterima Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN, Dr. Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, serta Direktur Pengendalian Penyelenggaraan Pemerintahan dan Perizinan Pembangunan OIKN, Dr. Kuswanto.

Dalam pertemuan tersebut, perkembangan kawasan IKN dan kebutuhan pelayanan publik menjadi salah satu topik pembahasan. Pertumbuhan aktivitas di IKN turut berdampak pada mobilitas masyarakat, investasi, serta keberadaan orang asing di kawasan tersebut.

Dr. Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi menjelaskan, pembangunan IKN diarahkan tidak hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai kawasan perkotaan dan pusat pertumbuhan ekonomi yang ditunjang berbagai fasilitas pemerintahan serta pelayanan publik.

Seiring perkembangan tersebut, kebutuhan terhadap layanan keimigrasian juga menjadi bagian yang perlu disiapkan untuk mendukung mobilitas orang di kawasan IKN.

Dalam audiensi itu juga disampaikan terdapat 16 Warga Negara Asing (WNA) pelaku usaha yang beraktivitas di IKN. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan layanan sekaligus pengawasan keimigrasian di kawasan IKN.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Adi Fachmianur, mengatakan layanan keimigrasian di MPP Nusantara merupakan salah satu proyek unggulan yang dikembangkan pihaknya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, layanan tersebut sebelumnya telah melalui tahap trial selama kurang lebih dua pekan sebelum pelaksanaannya diperkuat di MPP Nusantara.

“Kehadiran layanan keimigrasian di MPP Nusantara merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat. Kami terus melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan kawasan IKN agar pelayanan keimigrasian dapat diberikan secara efektif dan mudah diakses,” ujar Adi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, mengapresiasi pelaksanaan layanan di MPP Nusantara yang dinilai memberikan gambaran mengenai penerapan digitalisasi dan integrasi pelayanan publik.

“Penyelenggaraan MPP Nusantara memberikan gambaran mengenai penerapan digitalisasi, integrasi layanan, dan efisiensi sumber daya dalam pelayanan publik. Praktik tersebut menjadi bahan pembelajaran yang dapat dikaji dan disesuaikan dengan kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian di wilayah Sulawesi Selatan,” katanya.

Dr. Kuswanto menambahkan, penerapan smart governance, digitalisasi, efisiensi sumber daya, dan integrasi pelayanan merupakan bagian dari pengembangan tata kelola pemerintahan modern di IKN.

Usai audiensi, rombongan meninjau langsung MPP Nusantara untuk melihat pelaksanaan pelayanan, pola integrasi antarinstansi, serta dukungan sarana dan prasarana yang digunakan, termasuk pada layanan keimigrasian.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Istana Negara IKN untuk melihat perkembangan kawasan pusat pemerintahan beserta lingkungan dan fasilitas pendukungnya.

Dengan meningkatnya pemanfaatan layanan keimigrasian di MPP Nusantara, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan terus melakukan penyesuaian terhadap penyelenggaraan layanan sesuai perkembangan kawasan IKN. Layanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau masyarakat dan mendukung aktivitas orang asing di kawasan ibu kota baru.

113

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *