39 Pompa Air Dari Kementrian Pertanian Dikirim Ke Kaltim Untuk Tangani Karhutla

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Sebanyak 39 unit pompa air beserta perlengkapannya dikirim Kementerian Pertanian ke Kalimantan Timur untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Puluhan pompa tersebut tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menggunakan pesawat Hercules C-130/A-1337, Rabu (26/8/2026) siang.

Setibanya di Balikpapan, seluruh peralatan diturunkan menggunakan alat berat sebelum diserahkan untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan dalam penanganan karhutla.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsekal Madya TNI Muzafar, kepada Kepala BPBD Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, di Lanud Dhomber Balikpapan.

Selain 39 mesin pompa air, bantuan tersebut dilengkapi 39 selang buang, filter dan klem sebanyak empat dus, oli Pertamina sebanyak enam dus, serta 39 selang hisap.

Marsekal Madya TNI Muzafar mengatakan, bantuan peralatan tersebut merupakan dukungan pemerintah untuk memperkuat upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Timur yang masih menghadapi banyak titik panas.

Berdasarkan data BPBD Kalimantan Timur, tercatat sebanyak 1.082 titik panas atau hotspot yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim.

“Dari data BPBD, kita ketahui di Kaltim ini ada 1.082 titik hotspot. Bantuan pompa ini diberikan melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian untuk membantu memadamkan api,” kata Muzafar.

Menurutnya, bantuan pompa yang diberikan pemerintah secara keseluruhan mencapai 100 unit. Sebanyak 25 unit telah diangkut sebelumnya melalui Kementerian Pertahanan, sedangkan 75 unit lainnya berasal dari Kementerian Pertanian.

Untuk pengiriman kali ini, sebanyak 39 unit pompa tiba di Balikpapan dengan total berat seluruh perlengkapan mencapai sekitar 12,9 ton.

Selain dukungan peralatan, penanganan karhutla di Kalimantan Timur juga melibatkan ribuan personel TNI. Muzafar menyebut sebanyak 5.334 personel telah dikerahkan di bawah koordinasi Kodam VI/Mulawarman.

Pengerahan personel dan dukungan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla, terutama di wilayah yang mengalami kebakaran dan memiliki potensi penyebaran api.

Pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, dan berbagai pihak terkait terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Dukungan peralatan berupa pompa air diharapkan dapat memperkuat kemampuan petugas dalam menjangkau dan memadamkan titik-titik kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Penulis : Ries

Editor: Alfa

38

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *