Dorong Hilirisasi Industri, DPRD PPU Minta Pemda Siapkan Infrastruktur dan Kawasan Investasi
PPU, Metrokaltim.com – Upaya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menarik investasi industri hilirisasi dinilai harus diikuti kesiapan infrastruktur dan kepastian kawasan usaha. Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin M. Noor, mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya menawarkan potensi investasi tanpa menyiapkan kebutuhan dasar bagi para investor.
Menurut Syahrudin, ketersediaan listrik, air, akses jalan, hingga kepastian lahan menjadi faktor utama yang menentukan minat investor untuk menanamkan modal di suatu daerah.
“Kita berikan karpet merah, tapi fasilitasnya enggak kita siapkan. Ya, karpetnya apa namanya, pelangi, situ meja kuning hijau, enggak ada juga artinya kalau fasilitasnya,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Ia menilai pemerintah perlu terlebih dahulu melakukan pemetaan kawasan industri sehingga setiap investor memiliki kepastian lokasi sesuai bidang usaha yang akan dikembangkan.
“Fasilitas itu listrik ada enggak di sana? Airnya ada enggak? Itu kemudahan jalan, akses jalan bagus enggak? Kalau tidak, siapa yang mau masuk?” katanya.
Syahrudin mencontohkan, pemerintah dapat menyiapkan klaster industri berdasarkan jenis usaha yang akan dikembangkan. Dengan konsep tersebut, calon investor tidak perlu memulai seluruh persiapan dari awal karena pemerintah telah menyediakan kawasan dengan fasilitas pendukung.
“Tanahnya sudah kita siapkan, listriknya sudah kita siapkan. Kamu masuk di klaster ini. Baja masuk di klaster ini,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak memberikan gambaran investasi yang belum memiliki kepastian. Sebab, ketika investor datang tanpa kesiapan kawasan, persoalan baru dapat muncul, termasuk potensi kenaikan harga tanah yang tidak terkendali.
“Kalau kita suruh orang datang, kalau kita tidak siap, apa yang mau kita berikan? Kita suruh orang datang, mau ke mana? Hutan belantara?” ujarnya.
Menurutnya, perencanaan kawasan industri harus menjadi pekerjaan mendasar sebelum pemerintah mengumumkan target investasi dalam skala besar.
Syahrudin menyebut dirinya pernah menyusun pokok-pokok pemikiran dan rekomendasi mengenai pengembangan pusat bisnis di Buluminung. Namun, ia menilai gagasan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui kebijakan nyata.
Ia berharap pemerintah daerah dapat menyatukan perencanaan tata ruang, infrastruktur, dan promosi investasi agar peluang hilirisasi industri benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi PPU. (Adv/ DPRD PPU).
30
