Rencana Pengembangan Pelabuhan PPU Dipertanyakan, DPRD Minta Kepastian Tertulis Pemerintah Provinsi

PPU, Metrokaltim.com – Rencana pengembangan pelabuhan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang disebut akan ditangani pemerintah provinsi kembali menjadi perhatian DPRD. Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin M. Noor, menyayangkan belum adanya kepastian mengenai tindak lanjut rencana tersebut.

Syahrudin mengatakan, pengembangan pelabuhan sebenarnya memiliki potensi besar dalam mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas wilayah. Namun, menurutnya, rencana pembangunan harus disertai kepastian administratif agar tidak berhenti sebatas penyampaian secara lisan.

“Mestinya disampaikan waktu itu tertulis biar ada pegangan. Kalau omong-omongan saja, enggak ada yang bisa dipegang. Begitu keluar jadi angin,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).

Ia menilai kepastian tertulis penting karena menyangkut perencanaan pembangunan daerah, penganggaran, serta koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.

Menurutnya, masyarakat juga membutuhkan kejelasan terhadap rencana pembangunan yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik.

“Padahal gembar-gembor kemarin. Ya, kalau omongan enggak tertulis, itu masalahnya,” katanya.

Syahrudin mengingatkan bahwa pembangunan pelabuhan bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), aktivitas perdagangan, dan pengembangan kawasan ekonomi.

Ia menilai pemerintah perlu memastikan kembali apakah rencana yang sebelumnya disampaikan masih menjadi prioritas atau justru mengalami perubahan.

Di sisi lain, Syahrudin juga menyoroti belum adanya perkembangan nyata pada sejumlah fasilitas pelabuhan yang berada dalam kewenangan pemerintah provinsi.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian pembangunan karena fasilitas penyeberangan merupakan bagian penting dari aktivitas transportasi sehari-hari.

Ia berharap pemerintah kabupaten tidak hanya menunggu informasi, tetapi juga aktif meminta kejelasan kepada pemerintah provinsi mengenai kelanjutan rencana tersebut.

“Kalau memang ada rencana, mestinya ada pegangan tertulis. Jadi kita tahu bagaimana kelanjutannya,” menjadi penekanan dari sikap yang disampaikannya.

DPRD berharap koordinasi antarpemerintah dapat menghasilkan kepastian sehingga rencana pengembangan pelabuhan tidak terus menjadi wacana tanpa realisasi. (Adv/ DPRD PPU).

21

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *