Pedagang Akui Tak Ada Sosialisasi, Pantun Bantah Keluhan Pedagang

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Aksi protes para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Tradisional Pandansari, Balikpapan Barat saat penertiban sempat menua aksi protes para pedagang.

Dimana pedagang menolak untuk ditertibkan dengan alasan tidak ada pemberitahuan, sementara imbauan sudah dilakukan kurang lebih satu tahun, bahkan sosialisasi sudah dilakukan beberapa bulan terakhir sebelum kegiatan.

Terkait alasan tidak diajak komunikasi, Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan Pantun Gultom menyebut, bahwa itu hanya alibi para pedagang saja untuk tidak ditertibkan.

“Karena sebagai anggota Komisi II, saya hampir tidak pernah ketinggalan mengikuti rapat terkait dengan penegakan-penegakan pasar,” jelas Pantun sapaan akrabnya disela penertiban pasar, Rabu (24/7/2024).

Bahkan setiap rapat, kata dia, perwakilan pedagang pasar selalu dilibatkan, sehingga tidak ada alasan ketika mereka tidak mengetahui adanya rencana penertiban.

“Saya pun yakin, perwakilan pedagang telah menyampaikan informasi itu kepada seluruh anggotanya,” akunya

Tidak hanya itu, pasca rapat satu bulan lalu (Juni) sosialisasi secara langsung, maupun melalui surat edaran sudah kunjung dilakukan. Menurutnya hal itu sudah cukup jelas.

Diterangkan, bahwa selama ini pemerintah tidak melarang pedagang untuk berjualan di area Pasar Pandansari, asalkan tidak menggunakan Fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas sosial (Fasos) pemerintah kota.

“Karena konsen kami sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda). Kami hanya menjalankan penegakan Perda saja,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga berupaya untuk menata kota secara umum, khususnya di kawasan Pasar Pandansari agar terlihat lebih rapi. Disela kunjungan, pihak DPRD juga telah menunjukkan batas fasum dan fasos yang tidak boleh digunakan untuk berjualan.

“Artinya kalau mereka (pedagang) mau berjualan di emperan toko silakan, yang jadi masalah kalau pedagang menggunakan badan jalan hingga trotoar,” tegasnya.

Dirinya optimis penataan ini akan berjalan sesuai harapan, mengingat Pandansari merupakan pasar tertua dan menjadi ikon Balikpapan. (milikku/ries)

422

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.