Arus Mudik Lebaran 1447 H Mulai Terasa di Pelabuhan Semayang Balikpapan
Ribuan ca;lon penumpang berdesakan amsuk terminal pelabuhan Semayang pada, sabtu (14/3/2026) pagi. Foto: Ries
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa di Pelabuhan Semayang pada Sabtu pagi. Ribuan calon penumpang kapal laut tampak memadati area terminal untuk bersiap melakukan perjalanan menuju kampung halaman.
Sejak pagi hari, antrean penumpang terlihat memenuhi ruang tunggu terminal. Sebagian besar calon pemudik membawa barang bawaan dalam jumlah cukup banyak, mulai dari tas hingga kardus berisi oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman.
Salah satu calon penumpang kapal KM Dorolonda, Slamet, yang berasal dari Jawa Timur, mengaku sengaja memilih berangkat lebih awal agar dapat menjalani ibadah puasa di kampung halaman sekaligus merayakan Lebaran bersama keluarga besar.
“Saya sengaja mudik lebih awal supaya bisa menjalani puasa di kampung dan nanti Lebaran bisa berkumpul dengan keluarga besar,” ujarnya saat ditemui di terminal penumpang, (14/3/2026).
Slamet menuturkan, dirinya sudah berada di Terminal Pelabuhan Semayang sejak Jumat siang. Ia datang dari wilayah Kutai Timur bersama empat anggota keluarganya untuk memastikan tidak tertinggal jadwal keberangkatan kapal.
Menurutnya, tiket perjalanan telah ia peroleh sebelumnya dengan cara membeli secara daring. Ia juga mengaku mendapatkan potongan harga dari pembelian tiket tersebut.
“Saya beli tiket secara online dan kebetulan dapat diskon. Jadi cukup membantu, apalagi saat musim mudik seperti ini,” katanya.
Ia menilai program potongan harga tiket tersebut sangat membantu masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
Sementara itu, aktivitas di terminal penumpang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri. Petugas pelabuhan pun mengimbau para calon penumpang untuk datang lebih awal serta memastikan tiket dan dokumen perjalanan telah dipersiapkan sebelum keberangkatan.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
149
