Belasan Pemuda di Balikpapan Turun ke Jalan, Kawal Gratis Warga Pulang Malam di Tengah Isu Begal
FOTO: Gerakan sosial Pos Pengaduan 24434 berilkan pengawalan geratos unytuk karyawan wanita pulang malam./ doc.
BALIKPAPAN, Metrokaltiom.com – Belasan pemuda di Kota Balikpapan turun langsung ke jalan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang dihantui kekhawatiran akibat maraknya isu begal. Aksi sosial tersebut dilakukan secara sukarela dengan memberikan jasa pengawalan gratis bagi pemotor maupun karyawan yang pulang bekerja pada malam hari.
Gerakan sosial ini muncul sebagai bentuk kepedulian para anak muda terhadap keresahan warga yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Dengan menggunakan sepeda motor, mereka melakukan patroli sekaligus pengawalan di sejumlah titik yang dianggap rawan pada malam hari.
Dalam menjalankan aksinya, para relawan membentuk formasi khusus demi memastikan keamanan pengguna jalan. Sejumlah anggota berada di posisi terdepan sebagai penunjuk arah perjalanan, sementara tim lainnya mengawal di sisi kanan dan kiri. Di bagian belakang, tim sweeper bertugas memastikan tidak ada pihak mencurigakan yang mengikuti rombongan.
Cara kerja komunitas ini memanfaatkan fitur pesan langsung dan sambungan telepon darurat. Warga yang membutuhkan pengawalan cukup menghubungi anggota squad, kemudian tim akan bergerak menuju titik penjemputan yang telah ditentukan.
Sebelum memulai patroli malam, para relawan selalu berkumpul dan berdoa bersama di Taman Tiga Generasi, yang dikenal sebagai salah satu lokasi yang kerap disebut warga sebagai titik rawan aksi kriminalitas.
Rayhan, salah satu anggota gerakan sosial Pos Pengaduan 24434, mengatakan aksi tersebut lahir dari keresahan masyarakat yang merasa takut saat berkendara malam hari. Meski demikian, ia mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terbukti kebenarannya.
Menurutnya, hingga saat ini kondisi keamanan di Balikpapan masih terpantau kondusif dan masyarakat diminta tetap waspada tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
32
