Dialog Publik Reformasi Polri, KPR Polri Serap Masukan Masyarakat Kaltim di Uniba
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPR Polri) membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat Kalimantan Timur melalui kegiatan audiensi serap aspirasi publik yang digelar di Universitas Balikpapan (Uniba), Senin (16/12/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja KPR Polri di wilayah hukum Polda Kaltim.
Audiensi tersebut difokuskan pada pengumpulan pandangan, kritik, dan rekomendasi dari daerah sebagai bahan perumusan kebijakan reformasi Kepolisian Republik Indonesia agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan lokal.
Ketua KPR Polri Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, memimpin langsung jalannya dialog bersama anggota KPR Polri Jenderal Polisi (Hor) (Purn) Drs. Ahmad Dofiri, serta tim Kelompok Kerja KPR Polri. Hadir pula Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, pimpinan perguruan tinggi se-Kalimantan Timur, tokoh adat Dayak dan Kesultanan, perwakilan organisasi kemasyarakatan dan profesi, pelaku usaha, serta mahasiswa.
Dalam forum tersebut, Prof. Jimly menegaskan bahwa agenda reformasi Polri harus dilaksanakan secara mendalam dan berkelanjutan. Ia menilai, pembaruan institusi kepolisian tidak cukup dilakukan melalui perbaikan teknis semata, tetapi harus menyentuh aspek kelembagaan, budaya organisasi, serta kerangka regulasi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat daerah menjadi elemen penting dalam memastikan reformasi berjalan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa KPR Polri telah menyerap aspirasi dari puluhan kelompok dan institusi di berbagai provinsi, termasuk Kalimantan Timur yang memiliki posisi strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memaparkan gambaran umum situasi keamanan di wilayah Kalimantan Timur yang memiliki karakteristik wilayah luas dan beragam, dengan tantangan berupa pengelolaan sumber daya alam, keberadaan objek vital nasional, serta pembangunan Proyek Strategis Nasional IKN.
Meski dihadapkan pada kompleksitas tersebut, Kapolda menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Timur relatif kondusif. Sepanjang tahun 2025, Polda Kaltim menangani ribuan perkara kamtibmas dengan tingkat penyelesaian perkara yang cukup signifikan, termasuk pengungkapan sejumlah kasus menonjol.
Kapolda juga menegaskan komitmen jajaran Polda Kaltim untuk terus bertransformasi menuju institusi Polri yang profesional, humanis, dan terbuka terhadap partisipasi publik. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, Rektor Universitas Balikpapan Dr. Ir. Isradi Zainal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Uniba sebagai lokasi penyelenggaraan dialog publik tersebut. Ia menilai forum audiensi ini menjadi sarana strategis bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk turut berkontribusi dalam penyempurnaan institusi Polri.
367
