Diduga Permasalahan Lahan Satu Warga Tewas Ditembak dan Digorok, Tim Jatanras Polda Kaltim Ringkus Pelakunya

Samarinda, Metrokaltim.com – Tim Subdit III Jatanras Ditkrimum Polda Kaltim berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penembakan yang menyebabkan satu orang tewas dalam bentrok antar kelompok di Kota Samarinda, pada Sabtu (10/4) pagi sekira pukul 10.00 Wita, tepatnya di Jalan Pakang Jaya RT 01 Kelurahan Handil, Kecamatan Palaran, Samarinda.

Kejadian tersebut bermula dari keributan antara dua kelompok masyarakat yang ditengarai permasalahan tanah, dalam keributan tersebut salah satu kelompok tiba-tiba ada yang mengeluarkan tembakan hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Mendapat laporan tersebut, Tim Jatanras Polda Kaltim pun melakukan perbantuan penanganan kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan serta penangkapan pelaku pembunuhan saat terjadinya pertikaian antar kelompok tersebut.

“Atas laporan kejadian tersebut Tim Subdit III Jatanras Polda Kaltim di Pimpin oleh Kasubdit Jatanras, sekira Pukul 14.00 Wita berangkat ke Kota Samarinda untuk melakukan kegiatan back up penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku,” beber Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim, AKBP Agus Puryadi, Minggu (11/4).

Korban Burhanuddin yang tewas ditembak dan digorok saat bentrokan antar dua kelompok terjadi.

Setibanya di Kota Samarinda, tepatnya di Polsek Palaran tim Jatanras Polda Kaltim selanjutnya melakukan kordinasi dengan Kasat Reskrim Polresta Samarinda dan Kapolsek Palaran serta Tim dari Den 88 AT yang saat itu berkumpul di Polsek Palaran.

Setelah dilakukan kordinasi selanjutnya dilakukan penyelidikan bersama-sama dengan mencari para saksi-saksi terakit yang berada di TKP. Setelah diamankan beberapa saksi dan dinterogasi, kemudian dilakukanlah pencarian terhadap saksi yang mengarah kepada pelaku dan diduga melakukan penembakan terhadap warga serta pembunuhan ketika terjadi bentrokan.

“Sekira pukul 03.00 Wita tim berhasil menagamankan AR yang sedang bersembunyi di sebuah rumah kontrakan di daerah Sempaja, Kota Samarinda,” tegasnya.

Selanjutnya dilakukan interogasi terhadap AR dan ia pun mengakui telah melakukan penembakan sebanayak dua kali menggunkan senjata panjang jenis penabur kearah warga serta menggorok leher korban atasnama Burhanudin ketika terjadi keributan di TKP. Setelah kejadian barang bukti sebilah mandau disimpan didalam mobil miliknya sedangkan senjata panjang penabur dititipkan keteman pelaku.

“Sampai saat ini Tim masih mengembangkan untuk mencari tersangka dan BB lainya,” tandas Agus.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *