Kapolda Kaltim Resmikan Program SPPG untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Pendidikan
Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro bersama Gubernur kaltim resmi meluncurkan Program SPPG, wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan dan pendidikan anak-anak di Kalimantan Timur. Foto: Ries
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, secara resmi meluncurkan Program SPPG (Satuan Penyediaan Pangan Gratis) sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pendidikan. Peresmian ini berlangsung hari ini di markas Polda Kaltim dan menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan terhadap program Aksacita Presiden Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Kapolda Endar Priantoro menegaskan bahwa program SPPG adalah wujud nyata Polri dalam membantu pemerintah menyediakan makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak sekolah. “Itulah komitmen kita yang perlu kita sampaikan kepada masyarakat. Insya Allah dukungan semua pihak bisa kita jalankan semuanya. Terima kasih,” ujarnya.
Polda Kalimantan Timur menyiapkan empat SPPG yang tersebar di beberapa wilayah strategis, yaitu di markas Polda Kaltim, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara (PPU). “Untuk hari ini, kami sudah launching dan siap 100 persen dengan target penerima manfaat sekitar 3.227 anak-anak dari tingkat SD, SMP, hingga SMA,” jelas Kapolda, (5/7/2025).
Program ini diharapkan dapat membantu anak-anak sekolah mendapatkan makanan bergizi yang mendukung pertumbuhan dan konsentrasi belajar mereka. Selain itu, program SPPG juga merupakan salah satu dukungan Polri terhadap program Aksacita yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui ketahanan pangan.
Dalam pelaksanaannya, Kapolda Endar juga menekankan pentingnya aspek higienitas, kesehatan, dan gizi yang menjadi standar baku dalam penyediaan makanan tersebut. “Untuk ahli gizi sendiri sudah ada, karena ini adalah standar dari Badan Gizi Nasional. Ada ketua, akuntan, sehingga semua bisa dipertanggungjawabkan secara profesional,” terangnya.
Simulasi proses memasak dan distribusi makanan juga telah dilakukan dengan baik. “Kegiatan ini Insya Allah bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya di wilayah Kalimantan Timur,” tambah Kapolda.
Program SPPG tidak hanya menjadi solusi ketahanan pangan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pendidikan dan kesehatan generasi muda. Dengan adanya dukungan lintas sektor, diharapkan program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
208
