Konsep Agile Education, PT Petrosea Beri Pelatihan Digitalisasi Guru SD Balikpapan Barat

Balikpapan, Metrokaltim.com – Dalam rangka menerapkan konsep agile Education yang dapat meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) para guru sekolah, khususnya yang berada di wilayah pinggiran Kota Balikpapan yakni Kariangau, Balikpapan Barat, PT Petrosea menggelar kegiatan Digital Public Speaking (guru kreatif 4.0), pada Rabu (22/6/2022).

Peserta yang merupakan guru sekolah dasar (SD) Negeri 015 dan 020 Kariangau ini, antusias mengikuti kegiatan yang digelar selama empat hari hingga Sabtu (25/6/2022) mendatang.

Dalam kegiatan ini Petrosea sendiri menggandeng Matrix Asia Consulting sebagai instruktur. Para guru dari dua SDN ini diberikan pelatihan digitalisasi dalam pengajaran, agar mereka lebih kreatif lagi dalam memberikan ilmu kepada generasi penerus bangsa.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan yang hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada PT Petrosea yang peduli di bidang pendidikan khususnya di wilayah pinggiran Kota Balikpapan.

Sub Koordinator Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Kota Balikpapan, Buchari, saat memberikan sambutan.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlangsung ke sekolah lain. Menurut kami pelatihan ini sangat penting untuk sekolah karena era digitalisasi ini, sudah jamannya saat ini pihak sekolah mendapat pelatihan seperti ini dan nantinya dapat menerapkan atau mengimplementasikan ke anak didik, guru dan sistem pembelajaran sekolah demi peningkatan SDM,” terang Sub Koordinator Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Kota Balikpapan, Buchari usai menghadiri pembukaan pelatihan tersebut.

Buchari menyebut, kualitas SDM guru-guru di Balikpapan belum merata. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa lebih baik lagi kualitas para guru.

“Era digitalisasi ini berkembang mengikuti perkembangan jaman dan itu harus diikuti, mulai dari sistem pembelajaran, penangkapan materinya, kami berharap betul-betul dimanfaat guru untuk lebih kreatif dalam pembelajaran, agar anak-anak punya pilihan yang terbaik dalam belajar,” harapnya.

Di tempat yang sama, Asset Operation Manager PT Petrosea, Roy Mansyah mengatakan tujuan dari pelatihan ini selain membina masyarakat di sekitar perusahaan di Kariangau, juga ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Di mana pada tahap awal para gurunya di bekali modal untuk mengikuti program pengembangan digitalisasi.

Guru SDN Kariangau saat mengikuti pelatihan.

“Dengan pelatihan ini, bagaimana pada sistem online dia bisa nanti membuat presentasi, publik speaking, dengan sistem online ini sangat perlu mereka,” timpal Roy.

Untuk mencerdaskan generasi muda sambungnya, guru-gurunya terlebih dulu yang harus dibentuk kemudian muridnya. Petrosea sendiri melihat perlunya membentuk generasi yang bagus dalam berpendidikan. Karena tidak menutup kemungkinan generasi-generasi muda ini nantinya yang bisa menjadi karyawan perusahaan di lingkungan sekitar khususnya Petrosea.

“Maka itu harus gurunya dulu dibekali ilmu,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan guru ini sendiri sudah berjalan dua tahun. Jika sebelumnya digelar melalui online lantaran pandemi Covid-19, kegiatan pelatihan kali ini dilakukan secara tatap muka agar pelatihan menjadi lebih interaktif disertai dengan praktik langsung menggunakan media yang sudah disediakan.

“Kegiatan ini akan berkelanjutan, karena ini salah satu program awal untuk mengembangkan para generasi muda di sekitar Kariangau,” tandasnya.

(*/Riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *