Pansus Perumda Kaget, Ada Aset Tanah 700 Meter Persegi di Maros Hasil dari Utang Piutang

Balikpapan, Metrokaltim.com – Pansus Perumda Manuntung DPRD kota Balikpapan melakukan kunjungan ke salah satu aset tanah milik Perumda Balikpapan yang berada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungan, tim pansus menemukan hal yang sangat mengejutkan. Pasalnya tanah seluas 700 meter persegi itu hasil transaksi utang piutang antara Perumda dengan individual person.

Wakil Pansus Perumda Manuntung Syukri Wahid sangat terkejut dengan temuan ini. Karena aset di Maros ini diperoleh melalui mekanisme peminjaman dana sekitar tahun 80an. Dimana saat itu seseorang meminjam uang kepada Perusda Balikpapan sebesar Rp 200 juta, namun saat penagihan bukan dibayar uang tetapi dibayar dengan tanah.

“Kok bisa Perumda dulu punya bisnis kayak koperasi,” ucap Syukri Wahid, Selasa (7/7).

Dirinya menjelaskan, hal itu terjadi diera direksi Perumda yang lama sekitar tahun 80an. Dimana sertifikat tanah di Kabupaten Maros kemudian dimiliki Perumda menjadi aset pada tahun 2000.

“Kami sangat kesal, kenapa Perumda bisa meminjamkan uang, dan karena tidak bisa bayar, tiba-tiba dibayar pake tanah,” kesal Syukri.

Ia pun menyarankan, agar aset itu dijual karena tak jelas akan difungsikan sebagai apa tanah di Sulawesi Selatan. Mengingat kronologi asetnya juga jelas melanggar bisnis plan dari Perumda. Diakuinya, saat kunjungan di sana dan bertanya kebeberapa orang, ada pembeli yang hendak memiliki tanah itu.

“Sekarang apresialnya Rp 700 juta luas tanahnya 700 m persegi. Tapi untuk apa, jual aja daripada repot. Cuma catatan kami kok bisa Perumda dulu punya bisnis kayak koperasi,” ungkapnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *