Pegawai Kantor Pos Ditemukan Bersimbah Darah di Sepinggan, Polisi Pastikan Tidak Ada Penembakan

Korban diketahui bernama Sony Kurniawan (52), yang saat ditemukan dalam kondisi terkapar sambil menahan rasa sakit akibat luka yang dideritanya, Foto: Istimewa.

BALIKPAPAN, Metrokaltim,com – Seorang pegawai Kantor Pos ditemukan bersimbah darah di tepi jalan kawasan Sepinggan, Balikpapan Selatan, pada Sabtu siang. Korban diketahui bernama Sony Kurniawan (52), yang saat ditemukan dalam kondisi terkapar sambil menahan rasa sakit akibat luka yang dideritanya.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa korban menjadi sasaran pencurian dengan kekerasan. Bahkan, sempat terdengar kabar adanya suara tembakan di sekitar lokasi kejadian. Namun, pihak kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto yang tiba langsung di lokasi kejadian memberikan klarifikasi kepada awak media. Ia menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi penembakan dalam peristiwa tersebut.

“Hari ini kami mendapat kabar adanya tindak pidana. Yang diisukan bahwa adanya penembakan, itu tidak benar,” ujar Anton Firmanto, (13/12)siang.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga telah terjadi aksi pencurian dengan pemberatan. Dugaan ini diperkuat dengan adanya sejumlah luka yang ditemukan pada tubuh korban.

“Dugaan kami terjadi aksi pencurian dengan pemberatan. Hal ini dikuatkan dengan luka yang ada pada korban,” jelasnya.

Anton juga menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini dalam keadaan selamat dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif di rumah sakit. “Alhamdulillah, korban dalam kondisi selamat dan saat ini dalam penanganan intensif oleh pihak rumah sakit,” tambahnya.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap pelaku. Tim Inafis Polresta Balikpapan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti dan mencari petunjuk awal.

“Kasus ini nanti kami dalami untuk menemukan pelakunya. Tim kami juga sudah melakukan olah TKP untuk melihat dari mana pelaku masuk, termasuk juga mencari tahu pelakunya berapa orang dan apa saja yang hilang,” ungkap Anton.

Ia berharap keterangan korban nantinya dapat membantu penyelidikan lebih lanjut, termasuk untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

Sementara itu, Dokter Ahli Forensik Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, dr. Heryadi Bawono Putro, Sp.FM, mengungkapkan hasil pemeriksaan medis terhadap korban. Menurutnya, korban mengalami enam luka bacok di bagian kepala.

“Ada enam luka bacok di kepala. Lukanya tidak dalam karena tengkorak kepalanya tidak mengalami patah tulang. Yang kena bagian permukaan saja,” jelas dr. Heryadi.

Saat ini, kepala korban telah diperban sebagai penanganan awal dan selanjutnya akan dilakukan tindakan operasi untuk proses penjahitan luka. “Kondisi korban sadar penuh, hanya mengeluhkan sedikit pusing,” pungkasnya.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

328

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.