Resmi Jadi Sekda, Neneng Siap Konsolidasikan OPD dan Hadapi Tantangan Fiskal
(Foto: Sekda definitif kota Samarinda, Neneng Chamilia Santi/doc)
SAMARINDA, Metrokaltim.com — Neneng Chamelia Shanti akhirnya telah resmi mengemban jabatan sebagau Sekretaris Daerah (Sekda) definitif kota Samarinda. Kamis (2/4/2026).
Pelantikan Neneng didasarkan pada rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 00104/B-BM.02.01/SD/K/2026. Dengan dasar tersebut, pengangkatan Sekda definitif ini diharapkan mampu memberikan kepastian kepemimpinan birokrasi di lingkungan Pemkot Samarinda.
Dalam sambutannya, Walikota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa posisi Sekda bukan sekadar jabatan administratif, melainkan motor penggerak utama pemerintahan. Dirinya meminta Neneng segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pastikan program prioritas daerah berjalan efektif dan tepat sasaran,” Ungkap Andi Harun usai melantik Neneng Chamilia Santi di rumah jabatan Walikota Samarinda.
Menanggapi amanah tersebut, Neneng berkomitmen untuk mengedepankan strategi kerja yang terukur melalui komunikasi dan kolaborasi. Namun, dirinya menyadari tantangan ke depan tidak ringan, terutama dalam menghadapi keterbatasan fiskal daerah.
“Nanti semua OPD kita satu padukan untuk menghadapi keadaan yang kurang secara fiskal. Kita hadapi bersama-sama, insyaallah kita bisa,” Ucap Neneng.
Selain itu, Neneng menargetkan percepatan penyelesaian program Teras Samarinda agar segera fungsional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut akan menjadi salah satu indikator penting kinerja pemerintah daerah ke depan.
Untuk diketahui, Neneng memulai karier sebagai ASN pada April 2002 sebagai bendahara di Dinas Kimbangkot, yang kini menjadi Disperkim. Dengan latar belakang teknik, dirinya juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kepala UPTD Tindak Darurat, Kepala Bidang PSU, hingga Sekretaris Dinas PUPR.
Neneng juga dikenal publik saat aktif dalam penanganan Covid-19.
“Mungkin kalau ada yang masih ingat waktu penanganan Covid, itu saya yang sering viral,” kenangnya.
Neneng optimistis mampu menjalankan tugas sebagai Sekda, terlebih ia termasuk dalam kategori manajemen talenta dengan kinerja dan kompetensi tinggi.
“Justru menguntungkan pernah di Inspektorat. Jadi kita tahu permasalahan dasar di Samarinda dan bisa memotret gap-nya di mana, temuan BPK pangkalnya di mana,” tutupnya. (ADV).
208
