Semua Kelurahan di Balikpapan Punya Koperasi Sendiri, Dorong Warga Kembangkan Usaha Lokal
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Warga di seluruh kelurahan di Kota Balikpapan kini punya koperasi sendiri. Hal ini menyusul partisipasi Balikpapan dalam program nasional 80.000 Koperasi Merah Putih yang diluncurkan Presiden RI secara virtual pada Senin (21/7/2025).
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, bersama jajaran Forkopimda, mengikuti peluncuran koperasi dari VIP Room Balai Kota. Ia menyebut, meski program nasional ini baru resmi diluncurkan 19 Juli lalu, Balikpapan justru sudah lebih dulu membentuk koperasi di seluruh 34 kelurahan.
“Kami sudah mulai dari rapat pembentukan hingga koperasinya resmi terdaftar sebagai badan usaha. Sekarang semua kelurahan sudah punya Koperasi Merah Putih,” jelas Bagus.
Tujuan program ini, kata Presiden, adalah menggerakkan ekonomi warga dari tingkat bawah. Jika koperasi-koperasi kecil ini bergerak bersama, dampaknya akan besar bagi ekonomi nasional.
Koperasi Merah Putih nantinya akan menjalankan berbagai jenis usaha yang sudah distandarkan, seperti warung sembako, distribusi LPG, apotek mini, hingga klinik.
“Tetapi daerah juga didorong untuk mengembangkan usaha lokal sesuai potensi masing-masing,” imbuhnya.
Bagus mencontohkan Kelurahan Graha Indah yang sudah mulai memproduksi batako dan paving block. Ia menilai, usaha seperti ini bisa diperluas dan melibatkan lebih banyak warga, khususnya yang belum punya kegiatan usaha.
Soal modal, koperasi bisa memanfaatkan dana kelurahan atau desa dalam bentuk pinjaman. Targetnya, koperasi bisa mandiri dan menghasilkan keuntungan.
“Pemerintah juga membuka peluang kerja sama dengan bank-bank nasional untuk koperasi yang dinilai berjalan baik,” terangnya.
Namun, Presiden mengingatkan pentingnya pengawasan. Pengurus dan dewan pengawas koperasi harus aktif memantau usaha, agar koperasi tetap jalan dan tidak hanya berhenti di awal saja. Dinas Koperasi dan UMKM juga diminta ikut memantau.
“Lewat program ini, pemerintah berharap masyarakat bisa lebih berdaya, banyak lapangan kerja baru tercipta, dan angka kemiskinan terus berkurang,” akunya.
Penulis: Mys
Editor: Alfa
354
