Terpapar Covid-19 Dokter di Balikpapan Kembali Berpulang, Rahmad Lepas Jenazah Almarhum di RSKD

Balikpapan, Metrokaltim.com – Kasus penyebaran covid-19 di kota Balikpapan sangat mengkhawatirkan, lantaran Balikpapan banyak kehilangan dokter yang meninggal dunia karena terpapar covid-19, dan hari ini Balikpapan kembali kehilangan sekitar Pukul 11.18 Wita.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melepas langsung jenazah almarhum Dokter Syukriati Sp.An di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Kamis (4/8) sekira Pukul 15.50 Wita.

“Atas nama Pemerintah kota, saya ucapkan dukacita atas wafatnya salah satu dokter terbaik yang kita miliki,” ucap ujar Rahmad Mas’ud usai pelepasan.

Bahkan ia mengatakan, kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan, sebagaimana diketahui bersama, bahwa almarhumah merupakan salah satu tenaga kesehatan yang selama ini terlibat dan cukup besar dalam penanganan pandemi Covid-19 di kota Balikpapan.

“Kami ucapkan, semoga keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan,” akunya.

Pelepasan jenazah almarhum Dokter Syukriati Sp.An RSKD.

Sementara itu, Direktur RSKD Eddy Iskandar mengatakan, sebelum meninggal almarhumah sempat dirawat di RSKD selama 10 hari. Dalam perawatannya tersebut almarhumah bolak balik keluar ruang ICU.

“Memang sebelum meninggal kondisi almarhumah sempat membaik sehingga sempat dipindah ke ruang biasa, tapi kondisi kembali memburuk dengan saturasi oksigennya menurun sehingga dibawa lagi ke ruang ICU,” jelas Eddy.

Eddy menambahkan, almarhumah Dokter Syukriati keseharian bertugas di Rumah Sakit Balikpapan Baru dengan spesialisnya anastesi. Almarhumah diketahui juga punya komorbid pada auto imun atau daya tahan tubuh yang berkurang.

Hingga saat ini total ada empat dokter yang meninggal akibat terpapar covid-19 yang bertugas di RSKD. Begitupun dengan nakes yang terpapar mencapai 25-50 orang yang rata-rata menjalani isolasi mandiri.

“Kebanyakan nakes ini mereka yang tugasnya diluar penanganan covid, tetapi ada juga nakes yang terpapar akibat dari merawat pasien yang memang terpapar covid-19,” pungkasnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *