Wali Kota Ajak Warga Maknai 10 Hari Kedua Ramadhan sebagai Fase Maghfirah

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemerintah Kota Balikpapan mengajak masyarakat memaknai 10 hari kedua bulan suci Ramadhan sebagai fase maghfirah atau ampunan. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkai dengan penyerahan dana hibah sebesar Rp100 juta di Masjid Agung At-Taqwa, Minggu (1/3/2026).

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengatakan Ramadhan merupakan momentum istimewa yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh umat Muslim.

“Kita patut bersyukur masih diberi kesempatan bertemu Ramadhan tahun ini. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan,” ujarnya.

Menurut Rahmad, fase maghfirah menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar dan melakukan introspeksi diri. Ia mengajak masyarakat menggunakan 10 hari kedua Ramadhan dengan sungguh-sungguh agar memberi dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain peningkatan ibadah personal, Rahmad juga menekankan pentingnya kepedulian sosial selama Ramadhan. Ia mengingatkan bahwa Ramadhan tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperkuat empati dan solidaritas antarsesama.

“Jika ada saudara kita yang sakit atau mengalami kesulitan, sudah seharusnya kita hadir memberi dukungan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad turut mengajak jamaah memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat. Ia menilai masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius dan berakhlak baik.

“Masjid harus menjadi pusat peradaban, tempat lahirnya generasi yang jujur, disiplin, dan saling menghargai. Pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan moral,” tegasnya.

Rahmad menambahkan, Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Safari Ramadhan, lanjutnya, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui momentum tersebut, Pemkot Balikpapan berharap terwujudnya Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman, yakni kota yang maju dalam pembangunan sekaligus kuat dalam nilai spiritual dan kebersamaan.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

199

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.