Warga GSm Sembelih 12 Hewan Kurban, Halili Sebut Iduladha Perkuat Solidaritas Warga
Screenshot
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Semangat gotong royong dan kebersamaan warga terlihat kuat dalam pelaksanaan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Gunung Samarinda (GSm), Balikpapan Utara.
Warga bersama tokoh masyarakat dan Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, bergotong royong menyembelih sembilan ekor sapi dan tiga ekor kambing di Masjid Al-Jami, Rabu (27/5/2026).
Ratusan warga tampak terlibat sejak pagi, mulai dari proses penyembelihan, pemotongan daging, hingga pendistribusian kepada masyarakat di RT 51, RT 53, dan RT 54 Kelurahan Gunung Samarinda.
Halili Adinegara yang turut menjadi panitia kurban mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga momentum mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Iduladha selalu menjadi momen kebersamaan. Warga saling membantu dan bergotong royong agar pelaksanaan kurban berjalan lancar,” ujarnya.
Jumlah hewan kurban tahun ini juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu hanya terdapat delapan ekor sapi, tahun ini bertambah menjadi sembilan ekor sapi dan tiga ekor kambing.
Menurut Halili, peningkatan tersebut tidak lepas dari tingginya partisipasi masyarakat melalui sistem arisan kurban yang dijalankan jamaah Masjid Al-Jami.
“Enam ekor sapi berasal dari arisan kurban jamaah dan warga. Ini bentuk kebersamaan agar lebih banyak masyarakat bisa ikut berkurban,” katanya.
Sementara tiga ekor sapi lainnya berasal dari keluarga besar tokoh masyarakat setempat, yakni keluarga P Chairi, keluarga Edi Robai, dan keluarga Halili Adinegara.
Selain fokus pada pembagian daging kurban kepada warga yang membutuhkan, panitia juga memperhatikan kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan berlangsung.
Panitia menyiapkan lokasi khusus untuk pengelolaan limbah kurban seperti darah, kotoran hewan, hingga plastik pembungkus daging agar tidak mencemari lingkungan sekitar masjid dan permukiman warga.
“Semua limbah langsung ditangani dan ditanam di tempat yang sudah disiapkan. Kami ingin kegiatan kurban tetap nyaman dan lingkungan tetap bersih,” jelas Halili.
Warga berharap tradisi gotong royong dan kebersamaan dalam pelaksanaan kurban tersebut dapat terus terjaga setiap tahun. Selain memperkuat hubungan sosial, kegiatan kurban dinilai menjadi sarana berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan di momentum hari raya.
Penulis: Rie
Editor: Alfa
53
