5 Ormas Kaltim Deklarasi Tolak Identitas Politik

PPU, Metrokaltim.com – Lima Organisasi Masyarakat yang ada di Kalimantan Timur menggelar sosialisasi dan deklarasi Anti Politik Identitas.

Kegiatan sosialisasi dan deklarasi anti politik identitas di laksanakan di Ibu Kota Negara Nusantara tepatnya di Titik Nol pada Jumat siang (24/2/2023).

Hadir dalam Deklarasi Ketua Kpu Penajam Paser Utara Irwansyah, Ketua Bawaslu Ppu Edwin Irawan, Ketua umum Gepak Kuning, Suriansyah, Ketua MUI Balikpapan serta para ketua dari Ormas Daerah LPADKT-KU, Barmuda, KPADK, Serdaduuq Adat, LAP DAN LAPB.

Sebum melaksanakan deklarasi bersama, para Ormas ini mendapatkan informasi terkait politik identitas yang di sampaikan langsung oleh penyelenggara pemilu, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Penajam Paser Utara.

Kegiatan deklarasi ini di laksanakan dengan tujuan untuk mengantisipasi bahaya politik identitas dalam rangka mengawal Pemilu 2024 yang bermartabat dan berkualitas.

Ketua Gepak Kuning Kaltim Suriansyah mengatakan, kegiatan ini sengaja di laksanakan dengan menggandeng sejumlah Ormas di Kaltim untuk bersama-sama mengawal pemilu yang sudah di depan mata agar berjalan baik dan damai tidak terpecah belah akibat politik identitas yang dapat mengganggu kamtibmas di masyarakat.

” sengaja kita gelar di IKN Deklarasi anti politik identitas ini, karena titik Nol IKN merupakan Satu Kesatuan Nusantara,” jelasnya kepada media ini (24/2/2023).

Dalam Deklarasi yang di sampaikan ada empat tuntutan yakni:

  1. Menolak dengan tegas politik identitas pada pemilu 2024.
  2. Mendukung suksesnya pemilu 2024 dengan prinsip jujur dan adil yang tidak memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
  3. Mendukung Pemerintah dalam pemilu 2024 yang aman, kondusif dan terpilih pemimpin masa depan yang berpihak kepada rakyat.
    4.Membatu pemerintah mewujudkan pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Sementara itu ketua KPU Ppu Irwansyah menyampaikan, Politik Identitas sangat berbahaya terlebih menjelang pilkada tahun 2024, dimana hal tersebut bisa memecah kesatuan dan keutuhan NKRI.

” Kami sebagai penyelenggara pemilu mari kita jaga bersama agar pemilu berjalan dengan baik, jujur serta adil,” ucapnya.

Edwin sapaan akrabnya selaku ketua Bawaslu PPU mengatakan, deklarasi yang di laksanakan sangat baik dan saya bersyukur menjadi bagian dalam Deklarasi yang di gagas oleh Ormas Gepak Kuning Kaltim. Politik identitas harus di maknai secara mendalam, apakah identitas tersebut merujuk kepada anti keagamaan, suku dan ras ini yang tidak di perbolehkan terlebih menuju ke perpecahan.

” sejauh ini yang di sering digunakan adalah suku, agama nah ini yang terus kami pantau di lapangan,” bebernya.

Sejauh ini di Kabupaten Penajam Paser Utara sendiri belum di temukan adanya indikasi politik identitas yang di temukan, ujarnya.

Usai menggelar deklarasi anti politik identitas yang di gagas oleh Organisasi masyarakat Gepak Kuning Kaltim, serdaduuq adat menggelar tarian di lokasi titik Nol IKN Nusantara.

704

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.