Gebyar PAUD, Pentingnya Implementasi PAUD HI Pada Anak Usia Dini

Balikpapan, Metrokaltim.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdikbud) kota Balikpapan, bekerjasama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) kota Balikpapan, melaksanakan Gebyar PAUD serta Launching PAUD Holistik Integratif (HI) dengan tema mendukung komitmen bersama PAUD satu tahun pra sekolah dasar untuk mewujudkan PAUD berkualitas.

Gebyar PAUD dan Launching HI dibuka secara resmi oleh Wali kota Balikpapan Rahmad Masud yang diwakili Kepala Dikdikbud dan Sekretaris Satgas PAUD Purnomo. Kegiatan diawali dengan senam, pentas seni dan membatik kelubut.

Dalam sambutan wali kota, Purnomo mengatakan, bahwa pengembang anak usia dini secara Holistik dan Integratif merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan SDM berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan sesuai dengan arahan persiden yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024.

Holistik Integratif yang dimaksud adalah pola pendidikan menyeluruh dengan mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak dalam HI.

“Pola pendidikan anak tidak hanya menekankan aspek pengetahuan semata, tetapi mencakup aspek gizi, kesehatan, pengasuhan dan perlindungan,” ucap Purnomo saat membuka Gebyar PAUD, Senin (6/6/2022) pagi.

Lanjutnya, pentingnya implementasi PAUD HI pada anak usia dini, mengingat anak aset bangsa yang akan berperan sebagai penerus bangsa, oleh karenanya anak wajib mendapatkan hak dasar dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, exploetasi dan diskriminasi, demi mewujudkan generasi berkualitas dan bersaing.

Berbagai langkah strategis yang dilakukan adalah semangat untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Investasi pada anak usia dini adalah investasi terbaik untuk masa depan yang merupakan kunci dari pembangunan yang berkelanjutan.

Apalagi urusan layanan PAUD merupakan urusan semua orang, dan semua lembaga, tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Sejalan dengan itu, saya juga meminta dukungan masyarakat, stakholder terkait untuk bersama-sama mewujudkan Balikpapan yang akan menjadi penyangga IKN menuju kota yang ramah dan layak anak. Bukan anak kita saja, tetapi semua anak di Balikpapan,” tambah Purnomo.

Sementara, Ketua Bunda PAUD kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas’ud mengucapkan syukur karena semua dapat hadir dalam acara Gebyar PAUD dan Launching HI.

Kegiatan hari ini meliputi launching PAUD HI yang diikuti anak-anak dari peserta didik PAUD, khususnya PAUD Non Formal.

“Awal kegiatan dirangkai dengan senam, pentas seni dan membatik. Hal ini untuk mengenalkan batik kepada anak sejak dini,” jelas Nurlena dalam sambutannya.

Kegiatan hari ini (6/6/2022) dihadiri 400 anak PAUD, insya allah mereka akan mengenang masa-masa saat ia pernah membatik kelubut. Khusus untuk satuan PAUD Non formal, baik dari unsur pengelola dan tutor, serta peserta didik PAUD.

Kegiatan launching HI ini adalah titik awal program pengembangan anak usia dini. Program ini diatur dalam peraturan presiden nomor 60 tahun 2013 bahwa upaya pengembangan anak usia dini, yaitu anak sejak janin dalam kandungan sampai usia 6 tahun untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam yang meliputi kesehatan dan gigi.

“Rangsangan pendidikan, pembinaan, moral dan emosional dan pengasuhan, sehingga anak dapat tumbuh berkembang sesuai kelompok umur. Saya berharap pengelola PAUD di Balikpapan semakin maju dan jaya,” ungkapnya. (Mys/ Ries).

402

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.