Tegakkan Disiplin! Pomdam VI/Mulawarman Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi di Lingkungan TNI
Pangdam VI/ Mlw Menyematkan pita kepada personil yang akan melaksanakan Operasi Gaktib dan Yustisi PM.
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Polisi Militer Kodam (Pomdam) VI/Mulawarman menggelar Operasi Penegakkan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi di lingkungan TNI. Upacara pembukaan operasi ini berlangsung di halaman Makodam VI/Mulawarman pada Senin (10/2) pagi. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan menegakkan disiplin, hukum, dan tata tertib di lingkungan TNI.
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, menegaskan bahwa disiplin dan kepatuhan terhadap hukum merupakan aspek fundamental bagi prajurit TNI dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
“TNI adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, operasi ini penting untuk memastikan bahwa kekuatan yang dimiliki TNI tidak disalahgunakan di luar kepentingan pertahanan negara,” ujarnya.
Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha juga menekankan bahwa operasi ini harus mengutamakan pendekatan edukatif, preventif, dan persuasif. Tujuannya adalah membangun kesadaran prajurit agar secara sukarela menaati aturan yang berlaku.
“Hukum harus ditegakkan secara adil dan setara. Semua prajurit, tanpa memandang pangkat dan jabatan, memiliki kewajiban yang sama dalam mematuhi peraturan,” jelasnya.
Sebagai aparat penegak hukum di lingkungan TNI, Polisi Militer dituntut untuk menjadi teladan dengan bertindak profesional, transparan, dan akuntabel. Penegakan hukum yang berintegritas ini sejalan dengan program prioritas nasional dalam reformasi hukum.
“Polisi Militer harus mampu memberikan kontribusi positif, tidak hanya di lingkungan TNI tetapi juga dalam mendukung penegakan hukum di tingkat nasional,” tambah Pangdam VI/Mulawarman.
Dalam operasi ini, sebanyak 369 personel dikerahkan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pangdam VI/Mulawarman mengingatkan agar mereka melaksanakan tugas dengan niat ibadah serta menjunjung tinggi Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI.
“Tetap waspada dan sigap terhadap segala perkembangan situasi. Bangun soliditas dengan seluruh komponen bangsa tanpa bersikap arogan serta jaga kepercayaan masyarakat. Tugas ini harus dilaksanakan secara profesional dengan kreativitas dan inovasi agar hasilnya optimal,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian agar operasi ini berjalan sesuai harapan. Dengan pelaksanaan yang baik, diharapkan Operasi Gaktib dan Yustisi dapat meningkatkan disiplin dan kepatuhan hukum di lingkungan TNI, serta memperkuat citra positif institusi di mata masyarakat.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
416
