Program MBG Berjalan di SDN 015 Balikpapan Selatan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah pusat akhirnya resmi dimulai di Kota Balikpapan, dengan pelaksanaan perdana yang berlangsung di SDN 015 Balikpapan Selatan, Senin (17/2/2025).
Antusiasme para siswa terlihat jelas, saat mereka menikmati menu sehat yang disajikan dalam program tersebut.
Menu yang disediakan dalam program MBG di SDN 015 meliputi nasi putih, ayam goreng, sayur tumis, tempe bacem, dan buah Semangka.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin menyampaikan, makanan bergizi ini tidak hanya diberikan untuk mendukung asupan gizi siswa, tetapi juga untuk mendukung fokus mereka dalam belajar.
“Meski program ini telah direncanakan jauh sebelumnya, persiapan yang matang sangat penting untuk memastikan pelaksanaannya tepat sasaran,” ucap Muhaimin.
Koordinasi dengan penyedia makanan dan pengecekan standar kesehatan dan kebersihan menjadi bagian krusial dari persiapan ini.
“Alhamdulillah, hari ini program MBG bisa mulai berjalan di Balikpapan Selatan, dan kami berharap program ini akan segera diperluas ke kecamatan-kecamatan lain di seluruh kota,” ujar.
Program ini bukan hanya memberikan manfaat dalam hal pemenuhan gizi, tetapi juga menciptakan atmosfer positif di kalangan siswa yang semakin termotivasi untuk belajar.
Dengan suksesnya pelaksanaan program MBG di SDN 015, Pemkot Balikpapan berharap dapat terus mengembangkan dan memperluas program ini ke sekolah-sekolah lain. Bahkan dapat menjangkau lebih banyak siswa di seluruh kota untuk memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang tepat, demi mendukung perkembangan fisik dan akademik mereka.
Sementara itu, Kepala SDN 015 Balikpapan Selatan, Aswaty, menyampaikan bahwa seluruh 972 siswa di sekolah ini, dari kelas I hingga kelas VI, telah menerima manfaat dari program MBG.
Proses distribusi makanan dilakukan dalam dua sesi, pagi dan siang, untuk memastikan semua siswa mendapatkan bagian mereka tanpa kendala.
“Jumlah murid di SDN 015 cukup besar, namun program ini berjalan lancar. Kami memastikan setiap anak mendapat makanan yang sehat dan bergizi,” kata Aswaty.
Ia juga sudah memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan dan higienis.
“Selama pelaksanaan tidak ada keluhan yang muncul dari siswa, dan mereka tampak menikmati makanan yang diberikan dengan penuh semangat,” terangnya.
Penulis: Mys
Editor: Alfa
396
