Polresta Balikpapan Perkuat Sinergi Lewat FGD, Masyarakat Diajak Aktif Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Binmas Polresta Balikpapan Gelar FGD bersama Dinas Kehutanan dan Masyarakat . Foto; Istimewa
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Balikpapan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk sinergitas Polri, Dinas Kehutanan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kota Balikpapan. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Kelompok Tani Hutan (KTH) Hutan Lestari Sungai Wain, binaan UPTD KPHL Km 15 Balikpapan.
FGD dipimpin langsung oleh Plt Kasat Binmas Polresta Balikpapan, AKP Beng Parluhutan Sitompul, serta dihadiri oleh perwakilan UPTD KPHL Km 15 dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi bersama dalam merumuskan langkah strategis menjaga stabilitas keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.
Plt Kasat Binmas Polresta Balikpapn, AKP Beng Parluhutan Sitompul mengatakan, dalam forum tersebut, terdapat tiga pokok pembahasan utama. Pertama, edukasi situasi kamtibmas yang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah tindak kejahatan, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan dan ketertiban.
Kedua, pencegahan kebakaran hutan. Peserta FGD membahas berbagai strategi antisipatif, terutama menghadapi musim kemarau. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan aktif memantau kondisi hutan di sekitarnya. Jika menemukan titik api, warga diminta segera melaporkannya melalui Hotline 110 Polri serta tidak mencoba memadamkan api secara mandiri tanpa peralatan yang memadai.
Ketiga, penanganan konflik lahan. Dalam sesi ini, dibahas pendekatan penyelesaian konflik yang mengedepankan mediasi dan negosiasi sebelum menempuh jalur hukum. Selain itu, ditekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait guna mencegah serta menyelesaikan konflik secara berkelanjutan.
Dari kegiatan tersebut, sejumlah hasil positif berhasil dicapai. Di antaranya meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas, terjalinnya kerja sama lintas sektor dalam pencegahan kebakaran hutan dan penanganan konflik lahan, serta terbentuknya rencana aksi bersama untuk meningkatkan keamanan dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga dinilai semakin siap dan waspada dalam menghadapi potensi kebakaran hutan, termasuk memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menemukan titik api. FGD ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi demi terciptanya Balikpapan yang aman dan lestari.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
225
