Pemkot Samarinda Dorong Investasi Infrastruktur, PT Bumi Samarinda Damai Siap Berkolaborasi

(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun saat menggelar audiensi bersama manajemen PT BUMI Samarinda/doc)

SAMARINDA, Metrokaltim.com – Komitmen memperkuat iklim investasi di Kota Samarinda kembali ditegaskan Walikota Samarinda, Andi Harun, saat menerima audiensi manajemen PT Bumi Samarinda Damai, di Kantor Walikota Samarinda, Rabu (8/4/2026).

Audiensi juga dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda serta perwakilan Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).

Kehadiran OPD terkait dimaksudkan untuk memastikan rencana investasi yang diajukan dapat menyesuaikan dengan tata ruang, regulasi, serta kebutuhan infrastruktur kota.

Dalam kesempatan itu Andi Harun menyampaikan pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai investasi yang dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kota.

Namun, dirinya menekankan bahwa proses pembahasan proyek harus dilakukan secara terpadu agar tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit.

“Semua investasi kami dukung. Pembahasan harus terpadu, tidak berputar dari satu meja ke meja lain,” Ungkap Andi Harun. Rabu (8/4/2026).

Selain aspek administrasi, Andi Harun juga mengingatkan agar setiap rencana pembangunan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Dirinya meminta pihak investor memastikan sistem drainase, pengelolaan kawasan, serta penyediaan ruang terbuka hijau menjadi bagian dari perencanaan proyek sejak awal.

Pertemuan tersebut juga menyinggung potensi pemanfaatan aset daerah di kawasan strategis, termasuk di sekitar Stadion Palaran. Pemerintah Kota Samarinda merencanakan pembangunan jalan tembus guna meningkatkan aksesibilitas menuju jalan tol dan kawasan pengembangan di sekitarnya.

Pihak PT Bumi Samarinda Damai menyambut positif rencana tersebut. Mereka menilai peningkatan akses jalan menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah berencana melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan tembus dan waduk, guna meminimalkan potensi resistensi sekaligus memastikan pembangunan tetap berpihak pada masyarakat dan kearifan lokal. (ADV)

168

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.