Satgas Haji 2026 Resmi Bergerak, Pertamina Kalimantan Siaga Penuh Amankan Penerbangan Jemaah
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kesiapan distribusi bahan bakar pesawat menjadi perhatian utama menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya dalam menjamin kelancaran operasional penerbangan haji melalui pengaktifan Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026.
Langkah ini difokuskan pada optimalisasi penyaluran avtur di dua titik embarkasi utama di Kalimantan, yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Kedua bandara tersebut dijadwalkan mulai melayani keberangkatan jemaah masing-masing pada 26 April 2026 untuk Balikpapan dan 24 April 2026 untuk Banjarmasin.
Secara nasional, operasional haji dimulai dengan keberangkatan kloter pertama dari Yogyakarta pada 21 April 2026. Momentum ini menjadi penanda dimulainya aktivitas intensif layanan bahan bakar penerbangan di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menyatakan bahwa kesiapan tidak hanya terletak pada ketersediaan stok avtur, tetapi juga pada keandalan sistem operasional dan sumber daya manusia.
Menurutnya, penguatan pengawasan distribusi, kesiapan personel, serta dukungan layanan kesehatan bagi petugas menjadi bagian penting dalam memastikan operasional berjalan tanpa hambatan. Selain itu, pola kerja selama 24 jam diterapkan guna mengantisipasi tingginya frekuensi penerbangan selama periode haji.
Di tingkat operasional, Aviation Fuel Terminal (AFT) Sepinggan telah melakukan berbagai persiapan teknis. Manajer AFT Sepinggan, I Ketut Sugawa, menyebutkan bahwa seluruh personel telah disiagakan dan fasilitas penunjang telah melalui proses inspeksi menyeluruh.
Pemeriksaan dilakukan mulai dari sarana pengisian bahan bakar hingga sistem distribusi, termasuk perawatan dan sirkulasi peralatan seperti hose pada armada refueller. Sementara itu, ketahanan stok avtur dijaga melalui pola suplai normal yang dipantau secara berkala untuk memastikan ketersediaan tetap aman.
Adapun jumlah jemaah haji yang akan dilayani dari wilayah Kalimantan mencapai ribuan orang. Embarkasi Balikpapan akan memberangkatkan 5.812 jemaah dari Kalimantan Timur dan 489 jemaah dari Kalimantan Utara. Sementara itu, embarkasi Banjarmasin melayani 5.187 jemaah dari Kalimantan Selatan dan 1.559 jemaah dari Kalimantan Tengah.
Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, kegiatan pembukaan Satgas juga diisi dengan doa bersama dan tausiyah yang melibatkan seluruh unit terkait. Kegiatan ini menjadi simbol harapan agar seluruh proses operasional berjalan aman dan lancar.
Pertamina Patra Niaga menegaskan perannya dalam mendukung kelancaran ibadah haji melalui penyediaan energi yang andal. Dengan berbagai langkah kesiapan yang telah dilakukan, perusahaan optimistis pelayanan penerbangan haji 2026 di Kalimantan dapat berjalan sesuai rencana. (*).
47
