Ratusan Pelajar Balikpapan Didorong Kenali Dunia Industri Energi Sejak Dini

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Upaya memperkenalkan keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri energi terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan ratusan pelajar tingkat SMA di Balikpapan. Sebanyak 130 siswa mengikuti program “Universitas Pertamina Goes to Kilang RU V” yang berlangsung di Gedung Eks Bioskop Banua Patra.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran awal bagi siswa untuk memahami gambaran dunia kerja di sektor energi, sekaligus mengenal pilihan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Manager Engineering & Development PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Febrian Dwi Prastyo, menilai bahwa pengenalan sejak dini penting agar pelajar memiliki kesiapan menghadapi perubahan industri.

Menurutnya, sektor energi membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika operasional di lapangan. Ia menyebut, kegiatan sosialisasi semacam ini dapat membantu siswa memperoleh gambaran nyata tentang tantangan dunia kerja.

Sementara itu, perwakilan Universitas Pertamina, Tegar Nurwahyu Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri melalui pendekatan langsung kepada pelajar.

Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada teori, melainkan harus terintegrasi dengan praktik industri agar mampu mencetak lulusan yang siap terjun ke sektor energi nasional.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar jurusan kuliah, peluang karir, hingga pengalaman bekerja di industri energi. Antusiasme peserta turut terlihat dalam sesi permainan edukatif yang menjadi bagian dari rangkaian acara.

Salah satu peserta dari SMAN 1 Balikpapan mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru terkait pilihan pendidikan dan prospek kerja di masa depan.

Program ini diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah di Balikpapan, di antaranya SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 6, SMAN 8, SMAN 9, SMAIT Istiqamah, SMA Nasional KPS, MAN Balikpapan, SMA Patra Dharma, serta SMA Muhammadiyah 2 Al Mujahidin.

Melalui kegiatan ini, pelajar tidak hanya mendapatkan informasi mengenai program studi dan peluang karir, tetapi juga kesempatan mengenal langsung lingkungan industri kilang. Sinergi antara sektor pendidikan dan industri diharapkan dapat membekali generasi muda dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Ke depan, kolaborasi semacam ini dinilai penting untuk terus dikembangkan guna menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, khususnya di sektor energi.(*).

131

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.