Dua Penghargaan Nasional untuk Samarinda Cerminkan Efektivitas Kebijakan Ekonomi Daerah
FOTO: Mendagri Tito Karnavian serahkan dua penghargaan bergengsi, mencerminkan keberhasilan kebijakan inovatif dan stabilitas ekonomi daerah yang semakin solid/ doc
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kota Samarinda kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional melalui perolehan dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Pengakuan tersebut menempatkan Samarinda sebagai daerah dengan kinerja unggul di wilayah Kalimantan, khususnya dalam aspek inovasi pembiayaan dan pengendalian inflasi.
Ajang yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia ini menilai berbagai indikator strategis pembangunan daerah, termasuk stabilitas ekonomi, efektivitas program sosial, serta kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya secara inovatif.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada 5 Mei 2026 di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Samarinda meraih peringkat pertama untuk kategori Creative Financing dan Pengendalian Inflasi. Penilaian dilakukan berdasarkan capaian konkret di lapangan, termasuk kemampuan daerah dalam menjaga daya beli masyarakat dan memperluas alternatif pembiayaan pembangunan.
Capaian di bidang pembiayaan kreatif menunjukkan adanya pergeseran pendekatan dalam pengelolaan fiskal daerah. Pemerintah kota dinilai mampu memanfaatkan skema non-konvensional untuk mendukung pembangunan, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran tradisional. Strategi ini turut mendorong percepatan pelaksanaan program prioritas tanpa mengabaikan prinsip efisiensi.
Sementara itu, keberhasilan dalam pengendalian inflasi mencerminkan konsistensi kebijakan yang terintegrasi. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah, serta langkah intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga komoditas utama.
Wali Kota Andi Harun sebelumnya menekankan pentingnya tata kelola yang adaptif dan berbasis data dalam menghadapi dinamika ekonomi. Pendekatan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial di daerah.
Penghargaan yang diraih tidak hanya merepresentasikan capaian administratif, tetapi juga menunjukkan efektivitas implementasi kebijakan di tingkat lokal. Ke depan, capaian ini diharapkan dapat memperkuat arah pembangunan yang lebih inklusif serta memperluas dampak program terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan hasil tersebut, Samarinda dinilai semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi yang stabil di Kalimantan, sekaligus menjadi referensi bagi daerah lain dalam pengelolaan keuangan dan pengendalian inflasi.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
46
