Aksi Massa Kepung DPRD Balikpapan, Polisi Berlakukan Pengamanan Ketat dan Rekayasa Lalu Lintas
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor DPRD Kota Balikpapan pada Senin berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polresta Balikpapan. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman serta tidak mengganggu masyarakat yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman, yang menjadi lokasi utama aksi.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, mengatakan bahwa pengawalan ketat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama penyampaian aspirasi berlangsung. Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya telah mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas akibat banyaknya massa dan kendaraan yang terlibat dalam aksi tersebut.
“Awalnya jalur kiri dan kanan masih dapat dilalui. Namun, dengan jumlah armada yang cukup banyak, kami melakukan rekayasa lalu lintas dan sempat menutup jalan kurang lebih dua jam. Saat ini kondisi sudah kembali normal,” ujar Jerrold.
Aksi tersebut diikuti oleh sejumlah sopir truk, dan mahasiswa, yang datang untuk menyampaikan pendapat didepan kantor DPRD. Perwakilan massa aksi telah diterima oleh pimpinan DPRD beserta beberapa anggota dewan, dan proses dialog berlangsung dengan lancar.
Menurut Jerrold, hasil pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan antara pihak komunitas dan DPRD. Setelah kegiatan selesai, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Aparat kepolisian juga melakukan pengawalan hingga para peserta kembali ke wilayah masing-masing, seperti Balikpapan Timur, Balikpapan Selatan, Balikpapan Barat, dan kawasan lainnya.
Selama aksi berlangsung, kepadatan lalu lintas sempat terjadi di sekitar lokasi. Namun, pihak kepolisian telah melakukan rekayasa arus untuk meminimalisir dampak kemacetan terhadap aktivitas masyarakat. Pengguna jalan diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar kantor DPRD dan kantor wali kota.
“Memang sempat terjadi kepadatan, tetapi hanya di titik ini dan saat ini sudah terurai. Kami mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tersebut karena adanya konsentrasi kendaraan dalam jumlah besar,” tambahnya.
Penulis; Ries
Editor: Alfa
64
