ODGJ Ngamuk di Kelurahan Graha Indah, Polsek Balikpapan Utara Turun Tangan

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Informasi yang ramai beredar di media sosial terkait dugaan penangkapan pelaku begal di kawasan Kilometer 9, RT 41, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, pada Selasa (sekitar pukul 04.30 WITA), dipastikan bukan kasus tindak kriminal begal sebagaimana yang beredar di masyarakat.

Personel Polsek Balikpapan Utara yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Dari hasil penanganan di lapangan, diketahui pria yang menjadi pusat perhatian warga dan terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial bernama Wahid.

Saat kejadian,  Diduga ODGJ yang berinisial W ( 52) terlihat berada di atas atap rumah sambil mengenakan helm berwarna merah dan membawa senjata tajam jenis parang. Keberadaannya di atas atap sempat mengundang kerumunan warga yang mengira telah terjadi penangkapan pelaku begal.

Kapolresta Balikpapan Kombes pol Jerrold Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa, menjelaskan bahwa W merupakan warga yang sebelumnya sudah beberapa kali dilaporkan ke pihak kepolisian karena kerap membuat keresahan dan mengganggu lingkungan sekitar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, W diduga mengalami gangguan psikologis atau depresi berat.

“Yang bersangkutan sudah sering dilaporkan ke Polsek Balikpapan Utara karena kerap mengganggu tetangganya. Dari informasi warga, sebelumnya juga pernah ada kesepakatan untuk mengembalikan W ke Pulau Jawa ( Kediri )Namun, yang bersangkutan kembali lagi ke rumahnya secara diam-diam,” ujar Kompol Rezsa.

Dalam upaya penanganan, petugas kepolisian yang berada di lokasi berusaha melakukan pendekatan secara persuasif. W dibujuk agar turun dari atap rumah dan menyerahkan senjata tajam yang dibawanya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Situasi sempat berlangsung cukup tegang ketika anggota Beat 110 mencoba mendekati W untuk mengamankannya. Namun, kondisi atap rumah yang licin dan rapuh menyebabkan insiden tak terduga. Seorang anggota Beat 110, serta satu warga yang berada di sekitar lokasi terjatuh dari atap ke bagian bawah rumah.

Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.namin anggota  Beat 110 dan warga mengalami luka. Setelah berhasil diamankan, parang yang dibawa Wahid langsung disita oleh petugas sebagai langkah pengamanan.

Selanjutnya, W dibawa ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut terkait kondisi kesehatannya. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

138

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.