Pengemudi Mobil Hitam Diduga Letuskan Pistol di Kawasan Pelabuhan Speed Boat Balikpapan Barat

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Seorang pengemudi mobil berwarna hitam diduga meletuskan pistol di kawasan pelabuhan speed boat, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur, Rabu (12/8/2026) sore. Peristiwa tersebut diduga dipicu cekcok antara warga dan pengemudi mobil yang masuk melalui jalur yang salah menuju kawasan pelabuhan.

Aksi tersebut sempat menimbulkan perhatian warga di sekitar lokasi. Polisi yang menerima informasi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan motif di balik penggunaan senjata api tersebut.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Etrold HY Kumontoy melalui Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, tim gabungan Polda Kalimantan Timur dan Polresta Balikpapan telah turun ke lapangan untuk melakukan pendalaman.

“Betul telah terjadi peristiwa seperti yang disampaikan oleh rekan media tadi, kejadian sore hari kemarin. Saat ini tim gabungan dari Polda Kalimantan Timur dan Polresta Balikpapan sudah turun untuk mendalami peristiwa tersebut,” kata Fauzan saat dikonfirmasi.

Menurutnya, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah bukti untuk memastikan rangkaian kejadian. Video yang beredar di masyarakat serta rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi turut diperiksa.

“Seluruh video, kemudian juga CCTV, kami lakukan pemeriksaan. Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujarnya.

Fauzan memastikan terduga pelaku telah diamankan bersama barang bukti. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan awal terhadap yang bersangkutan, termasuk mendalami legalitas dan peruntukan senjata yang diamankan.

“Saat ini terduga pelaku sudah kami amankan berikut dengan barang buktinya. Sudah kami lakukan pemeriksaan juga,” katanya.

Ia menambahkan, terduga pelaku merupakan seorang laki-laki dewasa. Berdasarkan informasi awal, yang bersangkutan disebut berstatus mahasiswa. Namun, polisi masih akan melakukan pendalaman dan memberikan pembaruan terkait perkembangan kasus tersebut.

“Jelas laki-laki, dewasa, kalau tidak salah status mahasiswa. Nanti perkembangan akan kami update. Satu orang saja,” tutur Fauzan.

Polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Warga juga diminta menyerahkan proses penanganan perkara kepada aparat kepolisian.

Fauzan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan Kota Balikpapan agar tetap aman, damai, bersih, indah, dan nyaman.

“Mari kita jaga keamanan, kedamaian. Apabila ada gangguan kamtibmas, silakan menghubungi kami di 110. Tugas kami 1×24 jam akan siap memberikan pelayanan kepolisian yang optimal,” pungkasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif, kronologi lengkap, serta aspek legalitas dan peruntukan senjata yang digunakan dalam peristiwa tersebut.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *