Jembatan Merah Putih Diresmikan di Balikpapan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Timur Brigjen Pol. Jose Kusumo bersama tokoh masyarakat meresmikan penggunaan Jembatan Merah Putih di Jalan Pelajar, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut merupakan bagian dari kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih secara serentak di berbagai wilayah Indonesia yang dipusatkan di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting dan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Kapolri, serta jajaran kementerian terkait.

Di Kota Balikpapan, kegiatan dipusatkan di Jalan Pelajar, Kelurahan Sidodadi, dengan dihadiri Wakapolda Kaltim, pejabat utama Polda Kaltim, unsur Forkopimda Kota Balikpapan, serta tokoh dan masyarakat setempat.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Brigjen Pol. Jose Kusumo sebagai tanda dimulainya pemanfaatan Jembatan Merah Putih oleh masyarakat.

“Jembatan Merah Putih ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga simbol kebersamaan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Semoga jembatan ini bermanfaat dan mempererat silaturahmi warga,” ujar Jose Kusumo.

Menurutnya, pembangunan dan pemanfaatan jembatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas umum yang dapat memberikan manfaat langsung bagi warga.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga digelar dialog interaktif bersama jajaran dan tokoh masyarakat. Dalam dialog itu, masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terealisasinya pembangunan Jembatan Merah Putih.

Keberadaan jembatan dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Warga tidak lagi harus menempuh rute yang lebih jauh sehingga perjalanan menjadi lebih singkat, efisien, dan menghemat waktu.

Masyarakat berharap keberadaan Jembatan Merah Putih dapat terus memberikan manfaat serta mendorong semangat gotong royong untuk bersama-sama menjaga fasilitas tersebut.

Selain menjadi sarana penghubung antarkawasan, jembatan tersebut diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam meningkatkan akses serta mendukung aktivitas warga.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *