Menderita 7 Luka Tusukan,Teman Satu Kontrakan Tewas Di RS Kanujoso Djatiwibowo
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Perselisihan antara dua pria yang tinggal satu kos di kawasan RT 41, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, berujung maut. Seorang pria tewas setelah menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam oleh teman satu kontrakan.
Peristiwa berdarah tersebut bermula ketika korban dan pelaku, Alexander, terlibat keributan di tempatnya. Dalam situasi tersebut, pelaku diduga langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga mengenai bagian tubuh korban sebanyak dua kali.
Korban yang terluka kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri dari lokasi. Namun, pelaku masih mengejar korban hingga ke kawasan SPBU Kilometer 4, Kelurahan Batu Ampar.
Di lokasi tersebut, pelaku kembali melakukan penikaman terhadap korban. Korban yang mengalami sejumlah luka tusuk akhirnya tumbang di depan sebuah toko suku cadang sepeda motor dalam kondisi bersimbah darah.
Seorang saksi mata, Ridho, mengatakan sempat melihat pelaku berada di sekitar area SPBU sambil membawa dua bilah senjata tajam.
“Pelaku sempat muter-muter di dalam SPBU sambil membawa dua pisau di tangannya. Setelah itu, dia keluar dari SPBU dan berjalan ke arah Pasar Buton,” ujar Ridho.
Setelah meninggalkan korban, pelaku kemudian berjalan menuju kawasan Pasar Buton. Informasi mengenai kejadian tersebut selanjutnya diterima petugas kepolisian.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Ampar yang mendapat informasi langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Alexander kemudian diserahkan kepada Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, korban yang mengalami luka parah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. Namun, setelah mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami sedikitnya tujuh luka tusukan di sejumlah bagian tubuh. Luka tersebut diduga menjadi penyebab korban kehilangan banyak darah hingga akhirnya meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian menjalani proses penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Balikpapan Utara. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan sejumlah saksi untuk mengungkap secara lengkap motif serta kronologi penganiayaan yang berujung pada kematian tersebut.
Polisi juga masih mendalami jenis senjata tajam yang digunakan pelaku serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi di sejumlah lokasi, termasuk kontrakan pelaku dan korban.
Kasus tersebut kini dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
38
