Cegah Karhutla, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar di Kabupaten Berau
BERAU, Metrokaltim.com – Upaya mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang mulai dilaksanakan dengan penerbangan perdana dari Bandara Kalimarau, Senin (24/8/2026) malam.
Penerbangan perdana OMC tersebut berlangsung dari Bandara Kalimarau, Jalan Kalimarau, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.
Pesawat yang digunakan dalam operasi ini lepas landas atau take off pada pukul 20.46 WITA dan kembali mendarat pada pukul 22.25 WITA. Penerbangan berlangsung selama sekitar 99 menit dengan rute Berau dan wilayah lokal di sekitarnya.
Pesawat OMC merupakan milik Smart Cakrawala Aviation dengan jenis Cessna 208 Caravan dan registrasi PK-SNP.
Dalam penerbangan tersebut, tim OMC terdiri atas pilot dan co-pilot, dua flight scientist, serta dua personel yang bertugas sebagai penabur bahan semai.
Untuk mendukung proses modifikasi cuaca, tim membawa bahan semai berupa garam jenis NaCl (natrium klorida) non-yodium dengan total berat mencapai satu ton.
Bahan semai tersebut dikemas dalam 50 karung, masing-masing memiliki berat 20 kilogram, sebelum dibawa menggunakan pesawat untuk disemai di wilayah yang menjadi sasaran operasi.
Pelaksanaan OMC menjadi salah satu langkah mitigasi pemerintah dalam menghadapi potensi kekeringan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla di Kabupaten Berau.
Melalui operasi ini, kondisi atmosfer diharapkan dapat mendukung terbentuknya hujan sehingga potensi kekeringan dan risiko kebakaran hutan serta lahan dapat ditekan.
Selain sebagai langkah pencegahan karhutla, pelaksanaan OMC juga diharapkan dapat membantu menjaga kondisi lingkungan serta mengantisipasi dampak cuaca kering yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Berau.
Penerbangan perdana OMC dari Bandara Kalimarau tersebut berlangsung aman dan lancar. Operasi selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
22
