TNI Kerahkan 35 Personel Cegah Karhutla di 10 Kabupaten/Kota Kaltim

FOTO: Pangdam VI Mlw, Mayjen TNI Krido Pramono saat memberikan paparan Karhutla di Aula Kodam VI Mlw, Minggu (30/8/2026)siang/ doc

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — TNI memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengerahkan Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha ke sejumlah wilayah yang dinilai rawan.

Sebanyak 35 personel gabungan dari Mabes TNI, TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), dan TNI Angkatan Udara (AU) diterjunkan untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla di 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan, para personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah daerah yang membutuhkan penguatan dalam upaya pencegahan karhutla.

Beberapa wilayah yang menjadi sasaran di antaranya Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Berau.

“Ini bagian daripada upaya kita untuk menangani lagi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Timur,” ujar Krido seusai menyambut kedatangan Tim Penyuluh Karhutla di Makodam VI/Mulawarman, Minggu (30/8/2026).

Menurut Krido, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan upaya pemadaman ketika kebakaran terjadi. Edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya titik api.

Terlebih, kondisi cuaca panas dan kering masih berpotensi terjadi hingga Agustus, September, dan Oktober. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara lebih masif.

“Sehingga memang perlu langkah-langkah yang lebih masif agar nanti tereliminasi terkait dengan kebakaran-kebakaran,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, tim penyuluh akan turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat, baik melalui kegiatan formal maupun informal.

Upaya preventif tersebut juga dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, menyambut baik kehadiran tim penyuluh tersebut. Menurutnya, tambahan personel menjadi penguatan dalam upaya pencegahan karhutla di daerah.

“Ini bagian daripada kita antisipatif. Memang ini diperlukan sebelum semua itu terjadi lebih buruk,” ujar Buyung.

Buyung juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla. Ia menegaskan, perlindungan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

38

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *