Geger, Pelajar 14 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya di Balikpapan Timur

FOTO: ppolisi polsek balikpapan timur pasang garis polisi di lokasi kejadian./doc.

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Seorang pelajar perempuan berusia 14 tahun ditemukan tak bernyawa di rumahnya di kawasan Batakan, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (24/9/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WITA di Jalan Mulawarman, Gang Wira 3, RT 81, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya setelah tidak memberikan respons ketika dipanggil.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP Chusen membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban ditemukan di dalam rumah saat ayahnya hendak masuk setelah berada di teras.

“Benar bahwa pada hari Kamis, tanggal 24 September 2026, sekitar pukul 16.30 WITA, telah terjadi penemuan mayat yang bertempat di Jalan Mulawarman, Batakan, Gang Wira 3, RT 81, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur,” kata Chusen.

Menurut keterangan kepolisian, saat kejadian ayah korban berada di teras rumah. Ketika hendak masuk, pintu rumah diketahui dalam keadaan terkunci. Ayah korban kemudian memanggil korban, tetapi tidak mendapatkan jawaban.

Karena khawatir, ayah korban berupaya membuka pintu dan menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan memberikan pertolongan awal sebelum korban dibawa ke rumah sakit.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit AURI untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban. Berdasarkan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun luka yang disebabkan benda tajam atau benda tumpul pada tubuh korban.

“Pada saat pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan fisik atau benda tajam maupun tumpul di tubuh korban,” ujar Chusen.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat cedera pada bagian leher. Kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Kasus tersebut menjadi perhatian pihak kepolisian mengingat korban masih berusia 14 tahun. Polisi juga memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur dan dengan memperhatikan kondisi keluarga korban.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

34

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *