Senyum Merekah Rustam Effendi Ditengah Labirin Pipa Gas yang Membentang
FOTO: Rustam Effendi besrsama istri memanen kacang panjang untuk menambah perekonomian keluarga ( Ries ).
BONTANG, Metrokaltim.com – Pipa gas yang membentang di sepanjang jalur Kota Bontang tidak hanya memberikan ketahanan energi bagi Pupuk Kaltim yang menjadi idola Kota Bontang, namun jalur pipa gas yang dimiliki oleh Petragas ini juga memberikan dampak postif kepada petani.
Seperti halnya Kelompok Tani Bunyu Batu yang di ketuai oleh Rustam Effendi, yang berada di desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Dengan adanya Pertamina Petragas, tanah yang dulunya mati kini menjadi pundi-pundi kehidupan bagi dirinya dan kelompoknya. Bagaimana sejumlah tanaman seperti tomat, kacang panjang, terong, cabai dan berbagai macam tanaman sayur mampu memberikan senyum lebar bagi keluarga Rustam Effendi beserta sang istri yang setia menemaninya dalam menggarap lahan, memanen dan menjual hasil kebun yang dimilikinya sekitar 28 hektar.
Saat ditanya soal hasil panen tomat, terlihat wajah Effendi senyum dan hanya menunjukkan satu unit sepeda motor baru yang terparkir di samping pondoknya.
“Sekali panen mas yaitu yang dihasilkan (sembari menunjuk sepeda motor miliknya,red). Selain itu kebutuhan istri tercukupi dan kebutuhan sekolah anak lebihnya bisa ditabung untuk kebutuhan lainnya,” ungkap Effendi santai.
Sementara sang Istri saat melakukan penen kacang panjang bersama anaknya menceritakan, selain tomat, sayuran kacang panjang yang dipanen dua minggu sekali dengan capaian sekitar 6 ton menambah pundi-pundi keuangan keluarga Rustam Effendi bersama kelompoknya.
Dimana hasil panen sayuran milik Kelompok Tani Bunyu Batu langsung diterima oleh tengkolak untuk dipasarkan ke sejumlah pasar di Kota Bontang dan Kutai Timur. Harga sayuran yang diterima dari tengkolak sangat menguntungkan. Bagaimana tidak, tengkolak yang mengambil hasil panen sayurannya merupakan keluarga dari Rustam Effendi Sendiri.

Green House Hidroponik Milik Kelompok Tani Bunyu Batu yang mengembangkan tanaman buah melon
Selain sayuran Kelompok Tani Bunyu Batu mencoba mengembangkan sayap dengan menanam buah melon dengan cara hidroponik. Terobosan Rustam Effendi dan kelompoknya ini direspon langsung oleh Pertamina Petragas dengan memberikan bantuan berupa Green House Hidroponik di lahan milik Kelompok tani Bunyu Batu.
Sementara itu Lina Iritanti selaku Section Head Operation Pertamina Gas Kalimantan Area menjelaskan, melihat keseriusan dan konsistensi dari kelompok Tani Bunyu Batu yang dilewati jalur pipa, terutama yang mau berkembang dan sebagai bagian dari responsibilitas. Terlebih di Bontang banyak perusahaan, . Pertagas mengusung konsep kemandirian.
“Minimal mencukupi kebutuhan sendiri, tidak bergantung pada orang lain dan tentunya tidak buta teknologi yang punya kemandirian, ini perlu didukung salah satunya ini adalah mengahadirkan seorang konsultan untuk melakukan konsultasi untuk merubah tanah yang tidak produktif menjadi produktif,” ungkapnya.
Dengan adanya ilmu dan teknologi, Kelompok Tani Bunyu Batu bisa terus berjalan dan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar pada kelompoknya dan keluarganya, dari yang selalu rugi dalam Bertani kini bisa menjadi petani yang modern.
Penulis Ries
Editor: Alfa
28
