IIMS Garage Balikpapan Tawarkan Cashback hingga Rp2 Juta, Bidik Transaksi Rp30 Miliar
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pameran otomotif IIMS Garage di Balikpapan menghadirkan program cashback hingga Rp2 juta bagi konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
Program ini menjadi pembeda utama penyelenggaraan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus diharapkan mampu mendorong transaksi dan menggairahkan pasar otomotif di Kaltim.
“Program cashback tersebut diberikan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam membeli kendaraan selama pameran berlangsung,” ucap Project Director Indonesia International Leadership, Michael Bayu Sumari Jantok usai pembukaan, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, nominal cashback yang ditawarkan berkisar Rp200 ribu hingga Rp2 juta. Dengan asumsi harga kendaraan sekitar Rp190 juta, program tersebut berpotensi menjangkau sekitar 500 konsumen.
“Jadi mudah-mudahan dengan adanya program cashback itu menambah keinginan orang untuk belanja mobil, karena deal-nya bagus,” ujar Michael.
Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan tahun lalu, IIMS Garage Balikpapan belum menghadirkan program cashback. Karena itu, insentif tersebut menjadi salah satu strategi untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen sekaligus mendorong aktivitas penjualan kendaraan di daerah.
Dari sisi transaksi, penyelenggara menargetkan capaian yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Pada penyelenggaraan tahun lalu, nilai transaksi tercatat mencapai Rp32 miliar. Sementara tahun ini, target dipatok pada kisaran Rp30 miliar atau lebih,” harapnya.
Ia mengatakan, target tersebut disesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini. Meski demikian, penyelenggara tetap berharap nilai transaksi dapat melampaui target yang telah ditetapkan.
“Untuk tahun lalu Rp32 miliar. Tahun ini kita coba sama dulu. Tetapi kalau bisa lebih dari Rp30 miliar, lebih bagus,” katanya.
Terkait jenis kendaraan yang dipamerkan, dia menjelaskan, IIMS Garage Balikpapan menghadirkan beragam pilihan, mulai dari mobil listrik, kendaraan bermesin bensin, hingga mobil hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.
Menurutnya, kendaraan berbahan bakar bensin dan mobil hybrid masih memiliki peluang pasar yang besar di Kaltim.
“Salah satu pertimbangannya adalah infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang dinilai belum semerata di Jakarta dan wilayah sekitarnya,” sambungnya.
Kondisi tersebut turut memengaruhi pertimbangan konsumen dalam memilih kendaraan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan mobilitas jarak jauh atau sering bepergian ke daerah dengan fasilitas pengisian daya terbatas.
Meski demikian, Michael melihat peluang pertumbuhan pasar mobil listrik di masa mendatang, terutama apabila infrastruktur pengisian daya semakin berkembang.
Ia menilai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga berpotensi membuka peluang bagi peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Kaltim.
“Kalau ke depan infrastruktur pengisian listrik sudah oke, apalagi seperti di IKN, itu pasti mobil listrik akan lebih menggeliat lagi,” ujarnya.
Selain kendaraan listrik, bensin, dan hybrid, pihaknya menyebut kendaraan jenis double cabin serta kendaraan berpenggerak empat roda (4×4) masih memiliki peminat tersendiri di wilayah Kaltim.
Karakteristik wilayah dan kebutuhan mobilitas masyarakat menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan jenis tersebut tetap relevan, khususnya untuk perjalanan di medan yang beragam.
Ia memperkirakan, penjualan kendaraan bermesin bensin masih akan mendominasi pasar daerah dalam waktu dekat.
“Namun, seiring peningkatan infrastruktur pendukung, kendaraan listrik berpotensi memperoleh pangsa pasar yang lebih besar,” lanjutnya.
Sementara itu, program cashback yang dihadirkan tahun ini mulai menarik minat konsumen sejak awal kegiatan. Michael menyebut, sebelum seremoni pembukaan berlangsung, sudah ada dua konsumen yang tercatat melakukan pemesanan kendaraan dan masing-masing memperoleh cashback Rp2 juta.
Capaian awal tersebut menjadi indikasi adanya respons konsumen terhadap program promosi yang ditawarkan. Penyelenggara berharap insentif ini dapat mendorong lebih banyak transaksi selama pameran berlangsung dan membantu mencapai target penjualan tahun ini.
Penulis: Rie
Editor: Alfa
40
