Abdullah Kritisi Publikasi Kasus Covid-19, Data Tak Detail, Hanya Sekadar Angka

Tana Paser, Metrokaltim.com – Satuan petugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, tak pernah henti menyampaikan data terbaru, terkait jumlah kasus corona. Mulai pasien dinyatakan negatif, positif, dan sembuh. Begitupun yang menjalani isolasi di rumah sakit maupun karantina mandiri di rumah.

Publikasi data yang disampaikan via jejaring sosial, mendapat kritikan dari Wakil Ketua DPRD Paser, H Abdullah. Menurutnya, informasi yang disampaikan kurang detail, hanya berupa angka.

Khusus yang disorotinya, yakni informasi pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit dan mandiri di rumah, masing-masing berapa jiwa.

“Inilah (data) yang kami minta. Khawatirnya, kalau yang di karantina bisa bebas dan tidak terkontrol,” kata Abdullah, saat rapat penanganan dan penegakkan protokol kesehatan (Prokes) penanggulangan Covid-19, di Kantor Bupati, Rabu (10/3).

Setidaknya data yang di publikasikan pada jejaring sosial, bisa detail, minimal dilengkapi dengan daerah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Setidaknya, cara itu bisa membantu memutus mata rantai virus corona.

Bahkan, untuk keterbukaan data lokasi pasien yang menjalani isolasi mandiri, dituturkannya, jika DPRD telah bersurat resmi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Paser. Namun sampai sekarang, belum mendapatkan jawaban.

“Juga sudah bersurat resmi dan ditandatangani ketua DPRD. Karena kami selalu bertemu konstituen, bahwa Covid-19 itu ada. Apakah data itu tak bisa diketahui. Ya sejauh ini belum ada jawaban,” tandas Ketua DPC Demokrat ini.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *