Akhirnya, Jalan Rusak di Depan Kantor DPRD Mulus

Tana Paser, Metrokaltim.com – Pasca dua unit dump truk muatan sawit mengalami insiden di Jalan Gajah Mada, tepat di depan Kantor DPRD Paser. Perbaikan pun segera dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser.

Perbaikan mulai dilakukan pada Jumat (26/3) siang. Dan menurunkan satu unit alat berat jenis vibro compactor. Dan terlihat petugas Dinas Perhubungan (Dishub) mengatur arus lalu lintas. Serta dari kejauhan.

“Akhirnya tertangani, ini (Jalan Gajah Mada, Red) telah lama rusaknya,” ucap seorang warga sekitar, Tini.

Dengan telah dilakukannya perbaikan beberapa titik rusak di Jalan Gajah Mada, kedepan tak ada lagi kejadian serupa. Ia menceritakan, khususnya peristiwa dump truk yang terguling pada Kamis (25/3) pukul 05.40 Wita, dan menyebabkan sawit terhambur. Sontak membuat kaget warga sekitar.

“Warga kaget, berlari (menuju truk terguling) dikhawatirkan supir kenapa-kenapa (hal yang tidak diinginkan). Apalagi ban bagian kirinya terangkat,” beber dia.

Sebagai catatan, Jalan Gajah Mada berstatus jalan kabupaten. Sehingga perbaikan maupun sekadar pemeliharaan berada dibawah ranah DPUTR Kabupaten Paser.

“Penangan itu menggunakan dana pemeliharaan rutin jalan. Untuk di Kabupaten Paser secara global (keseluruhan) anggarannya sebesar Rp 1 miliar,” jelas Kepala DPUTR Kabupaten Paser, Hasanuddin Meradje, saat dikonfirmasi via seluler.

Sementara bobot muatan yang bisa melintas di Jalan Gajah Mada, maksimal Muatan Sumbu Terberat (MST) tak lebih dari 8.000 kilogram. “Itu Jalan Gajah Mada berstatus jalan kabupaten, kelas 3A, maksimal muatan 8 ton,” kata Kepala Dishub Paser, Inayatullah.

Sekadar diketahui, kurun waktu dua hari terjadi dua insiden di Jalan Gajah Mada. Pertama Kamis (25/3) pukul 05.40 Wita, dump truk berwarna putih dengan pelat KT 8396 EF muatan sawit terguling. Dan Jumat kemarin, terjadi hal serupa, beruntung truk dengan Nomor Polisi (Nopol) KT 8793 VC tak rebah, karena sigap diatasi dengan dipasangkan beberapa buah balok sebagai penyangga.

Sementara dari pantauan awak media ini, Sabtu (27/3) pukul 10.30 terlihat sebagain kondisi jalan telah ditangani. Namun belum bisa dilewati kendaraan. Guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas saat ini dipasang road barier dan tali pembatas. Hingga berita ini dimuat, proses pengerjaan masih berlangsung.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *