Anggota DPRD Kaltim Sebut Pemerintah Setengah Hati Jalankan Proyek Jembatan Pulau Balang

Samarinda, Metrokaltim.com – Rapat dengar pendapat (RDP) terkait program perbaikan jalan-jalan di Kota Balikpapan dan kelanjutan pembangunan jalan pendekat Pulau Balang, digelar oleh Komisi III DPRD Kaltim. Rapat itu digelar di ruang rapat Gedung E lantai 1 Kantor DPRD Kaltim, pada Senin (12/4).

Dalam RDP itu, perubahan rencana jalan pendekat jembatan tersebut dipertanyakan dan adanya kekhawatiran jembatan yang terhubung dengan IKN akan terbengkalai akibat persoalan pembebasan lahan yang belum selesai hingga kini.

“Kabar-kabar yang mencuat bahwa pembebasan jalan Pulau Balang ini dalam jangka waktu 2 tahun belum bisa dilalui, ini jembatan tidak jelas,” ungkap salah satu anggota Komisi III DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid.

Dia mempertanyakan, mengapa perubahan jalan pendekat baru dilakukan aaat ini. Padahal perencanaan sebelumnya sudah ada.

Bahkan dia menilai, Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Balikpapan tidak serius dan setengah hati untuk proyek Jembatan Pulau Balang, termasuk seluruh infrastruktur penunjangnya.

“Harusnya sejak awal pemerintahan sudah melakukan pembebasan lahan. Namun faktanya yang terjadi, perencanaan awal akan dirubah. Alasan klasik bahwa akan dirubah perencanaan. IKN gencar tapi lahan tidak dibebaskan dan kenapa dipindahkan lokasinya?,” tanyanya.

Harun Al Rasyid mengungkapkan, masyarakat Penajam merasa kecewa. Karena apa yang mereka harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. “Kami sudah terlalu kecewa,” tegasnya.

(adv/mk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *